Sering Begadang? Jebul Kurang Tidur Bikin Tambah Gemuk

JogjaUpdate.com ~ Sering begadang? Sebaiknya kamu kurangi kebiasaan begadang. Karena dengan sering begadang akan berimbas pada kurang tidur. Dan kurang tidur memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan. Dari menurunkan daya tahan tubuh, pikun, hingga tambah gemuk.

Kok bisa tambah gemuk karena kurang tidur? Dalam sebuah penelitian terbaru, ditemukan dampak kurang tidur dapat menambah lingkar pinggang beberapa inci. Menurut penelitian ini, orang yang kurang tidur dari 9 jam semalam lebih cenderung mengalami kelebihan berat badan.

Periset dari Universiry of Leeds di Inggris mempelajari 1.615 orang dewasa yang melaporkan lama waktu tidur dan asupan makanan. Kemudian mereka diambil sampel darahnya dan diukur berat badan, lingkar pinggang juga tekanan darah. Tim Periset ini melihat hubungan antara lama tidur dengan parameter biologis utama.

Ditemukan, orang yang tidur rata-rata 6 jam semalam memiliki ukuran pinggang 3 cm lebih besar daripada orang yang tidur 9 jam semalam. Tidur lebih pendek juga terkait dengan penurunan kadar kolesterol baik HDL pada darah peserta-satu faktor lain yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Seperti yang dimuat Zeenews (30/10/17), Kolesterol HDL adalah kolesterol baik yang dapat membantu menghilangkan lemak perut dari peredaran darah. Dengan demikian, jika kadar Kolesterol HDL tinggi maka akan melindungi seseorang dari masalah kesehatan seperti penyakit jantung.

“Karena kami menemukan bahwa orang dewasa yang melaporkan tidur kurang dari teman sebayanya cenderung kelebihan berat badan atau obesitas, temuan kami menyoroti pentingnya tidur yang cukup,” kata Laura Hardie dari University of Leeds yang tergabung dalam tim periset ini.

“Berapa banyak tidur yang kita butuhkan berbeda setiap orang. Tapi, konsensus waktu tidur paling baik saat ini adalah 7 sampai 9 jam untuk kebanyakan orang dewasa,” tambahnya.

Sebagai informasi, jumlah orang dewasa dengan masalah obesitas di seluruh dunia telah meningkat hingga 2 kali lipat sejak tahun 1980. Obesitas berkontribusi pada perkembangan banyak penyakit, terutama diabetes tipe 2. Memahami mengapa banyak orang gemuk memiliki implikasi penting bagi kesehatan masyarakat. (211117)

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like