Ini Masalah Yang Muncul Karena Telat Ganti Oli

JogjaUpdate.com (22/6/17), Perawatan seperti service rutin dan ganti oli harus dilakukan untuk menjaga kondisi kendaraan bermotor agar selalu fit. Sayangnya banyak yang malas atau tidak peduli untuk urusan service, bahkan sering telat ganti oli. Padahal telat ganti oli dan service bisa berakita buruk pada kendaraan.

Untuk sepeda motor, penggantian oli ini sebaiknya dilakukan secara berkala sesuai dengan anjuran bengkel resmi. Dan berikut ini ada beberapa masalah yang biasanya timbul karena telat ganti oli menurut Kepala Bengkel AHASS Daya Motor Cibinong, Asep Suherman yang dirilis Liputan6.com:

1. Overheating

Salah satu fungsi dari pelumas adalah sebagai pendingin mesin. Jika oli mesin sudah tidak lagi dalam kondisi yang baik dan volumenya berkurang banyak, makan pendingingan mesin tidak lagi optimal. Jika dibiarkan terus menurus, akan membahayakan komponen mesin seperti kepala silinder yang akan melengkung dan harus diganti.

2. Menurunkan Kinerja Mesin

Jarang melakukan pergantian oli juga akan bersiko pada peforma mesing yang jauh berkurang dari biasanya. Karena fungsi oli pada mesin ini sangatlah vital, ketika kondisinya sudah tidak bagus lagi akan mempengaruhi peforma mesin tersebut. Alangkah baiknya ganti oli ketika sudah saatnya ganti, agar peforma mesin selalu prima.

3. Boros BBM

Memang tidak terlihat secara langsung hubungan antara oli mesin dengan penggunaan BBM. Namun ketika mesin menyala, sejumlah komponen ini akan mengalami gesekan satu dengan yang lain. Fungsi oli di sini untuk menjaga komponen tersebut dari kerusakan akibat gesekan dan melancarkan kerja mesin.

Jika kinerja oli berkutang, makan komponen mesin akan bekerja lebih berat. Jika tarikan mesin lebih berat, maka dibutuhkan konsumsi bahan bakar yang lebih banyak untuk bekerja. Tentu saja hal ini akan berakibat pada penggunaan bahan bakar yang lebih boros daripada biasanya.

4. Komponen Lain Ikut Rusak

Jarang melakukan pergantian oli, juga menyebabkan komponen lainnya menjadi cepat aus. Kurang maksimalnya kinerja pelumas melumuri komponen akan menyebabkan kerusakan pada part lainnya. Jangka panjangnya akan menyebabkan kerusakan lebih parah hingga harus turun mesin dengan biaya service yang lebih banyak.

5. Harga Jual Kembali Rendah

Jika keempat masalah diatas terjadi pada sepeda motor, pastinya akan mempengaruhi kinerja sepeda motor pada umumnya. Dan pastinya dengan motor yang tidak seenak saat masih baru akan menurunkan harga jual kembalinya. Karena itulah, jangan malas-malas untuk ganti oli mesin.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like