Ini Efek Sering Gonta-Ganti BBM

JogjaUpdate.com (02/08/18), Di Tanah Air, ada banyak pilihan Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun adakah dampak atau efek sering gonta-ganti BBM? Ternyata ada lho.

Di pasaran ada banyak pilihan BBM seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo. Itu baru dari Pertamina, kalau di kota besar seperti Jakarta dan Bandung ada pilihan lain dari Shell dan Total.

Baca Juga: Beli Sepeda Motor Bekas? Segera Ganti 3 Komponen Ini

Sedangkan di tingkat eceran, lebih banyak ditemukan Pertamax. Lalu apa efek gonta-ganti BBM bagi kendaraan kita?

Menurut Suzuki di situs resminya, tidak masalah jika ganti BBM hanya satu kali untuk mengisi kekosongan. Karena semua jenis bahan bakar memiliki unsur penyusun yang sama di atas rantai hidrokarbon.

Sehingga tidak ada masalah jika 1-2 jenis bahan bakar tercampur dalam satu tangki. Namun ingat, ini hanya sesekali untuk keadaan darurat ketika tidak ada BBM yang biasa kamu pakai.

Baca Juga: Inilah 7 Penyebab Mobil Boros BBM

Kalau ingin beralih ke bahan bakar lama, tunggu dulu bahan bakar pengganti habis. Setelah itu baru isi dengan bahan bakar lama. Atau kalau mau ganti dengan bahan bakar baru pun boleh.

Dengan catatan, harus konsisten!

Yang jadi masalah, banyak orang yang justru seenaknya gonta-ganti BBM. Hari ini pakai Pertamax, besoknya pakai Pertaltite, dan lainnya.

Selain itu, ada juga suka mencampur Premium dengan Pertamax untuk mendapatkan bahan bakar setara dengan Pertalite.

Cara-cara inilah yang sangat berbahaya. Pasalnya, tiap mesin punya nilai kompresi yang berbeda, dan umumnya sudah disesuaikan dengan bahan bakar yang ada di pasaran.

Baca Juga: Jebul Rantai Kendor Bisa Bikin Sepeda Motor Boros Bensin

Nah saat bahan bakar yang biasa digunakan ini diganti, otomatis mesin akan menyesuaikan kembali kompresinya.

Peralihan yang sangat cepat inilah yang bisa mendatangkan dampak buruk bagi mesin, salah satunya masalah performa yang loyo, mesin mudah rusak dan bahkan sulit dihidupkan.

Hal yang sama pun berlaku saat sering gonta-ganti BBM dari merek satu ke merek lainnya, misalnya dari Pertamina ke Shell.

Pasalnya, tiap produsen punya konfigurasi yang berbeda, sehingga perbedaan inilah yang bisa membuat mesin kaget dan menimbulkan masalah di dalamnya.

Jadi intinya, kalau mau ganti, sebaiknya ganti sekalian dan konsisten dengan bahan bakar pengganti tersebut. Jangan dicampur-campur.

Baca Juga: Kenapa Kendaraan Bermotor Wajib Menyalakan Lampu Di Siang Hari? Ini Alasannya

Itulah tadi efek gonta-ganti BBM. Sekali lagi, ingat kalau buat darurat sesekali tidak apa. Tapi bukan buat gonta ganti setiap hari, apalagi beda merek.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like