Mengenal Phasmofobia, Rasa Takut dengan Hantu yang Berlebihan

JogjaUpdate.com (01/08/18), Phasmophobia atau Phasmofobia, adalah salah satu jenis fobia atau ketakutan. Phasmofobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap hantu.

Terserah kamu percaya atau tidak dengan keberadaan hantu atau makhluk halus. Namun Phasmofobia telah masuk dalam ranah ilmiah.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Wewe Gombel

Sama halnya dengan fobia lainnya, penderita Phasmofobia bisa merasakan ketakutan berlebihan hingga rasa cemas dan gelisah yang tidak bisa diabaikan.

Baru mendengar sedikit cerita hantu atau melihat gambar sedikit seram langsung membangkitkan ketakutannya.

Jika kamu termasuk yang langsung gelisah dan takut ketika mendengar kata hantu, bisa jadi kamu menderita fobia hantu ini.

Baca Juga: Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Bisa Melihat Hantu

Ketika kamu berada di tempat gelap, melihat lukisan kuno, menatap cermin tiba-tiba merasa gelisah, bisa juga terindikasi menderita fobia ini.

Makna

Kata Phasmofobia berasal dari bahasa Yunani, yakni Phobos yang maknanya rasa takut dan Phasmose yang bermakna supranatural.

Jika digabungkan, bisa diartikan sebagai takut mendalam pada sosok makhluk halus atau hantu dari deminsi lain.

Lalu, apakah setiap orang yang takut hantu masuk dalam fobia ini? Padahal banyak orang punya rasa takut pada hantu.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Kuntilanak

Ternyata tidak. Karena rasa takut pada hantu lumrah dialami setiap orang. Karena pada dasarnya manusia punya ketakutan dan rasa khawatir pada sesuatu hal asing.

Yang membedakan, orang yang menderita Phasmofobia akan mengalami reaksi berlebihan dibanding orang pada umumnya.

Penyebab

Salah penyebabnya adalah kecemasan antisipatif. Ini adalah kecemasan luar biasa yang dirasakan seseorang akan sesuatu yang belum jelas, misalnya hantu.

Penyebab lain adalah pengaruh lingkungan. Bisa dari cerita horor, mitos, film, buku horor yang pernah ditanamkan padanya.

Seperti diketahui, banyak orang tua yang menggunakan mitos horor untuk menakut-nakuti anak kecil agar menurut. Hal ini bisa menjadi penyebab fobia hantu juga.

Baca Juga: Jebul Kuntilanak Dan Sundel Bolong Itu Beda, Jangan Disama-Samain

Ketakutan yang berlebihan ini bisa berdampak buruk pada perkembangan otak. Penderita bisa terus-terusan mengingat sesuatu yang membuatnya ketakutan.

Gejala

Gejala-gejala Phasmofobia ini cukup mudah dilihat. Seperti jantung yang berdebar kencang saat menemukan hal menakutkan.

Lalu disusul dengan rasa panik, keinginan untuk menjerit dengan kencang, dan ketakutan yang terus meningkat.

Rasa takut ini dapat berdampak pada perubahan mood dan membuatnya susah bergerak. Kalaupun bisa ia bergerak secara lamban.

Cara Mengatasi

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi Phasmofobia ini. Yang pertama adalah menekankan rasa percaya diri.

Dimulai dari nasihat orang terdekat untuk memberikan pengaruh baik. Lalu penderita harus bisa meyakinkan diri sendiri.

Ada juga terapi-terapi medis yang bisa dilakukan oleh tenaga ahli. Dari metode relaksasi hingga hypnoterapi.

Baca Juga: Aslinya, Lagu Lingsir Wengi Bukan Pemanggil Kuntilanak

Itulah fobia hantu atau Phasmofobia. Apa kamu terindikasi fobia ini? Coba cek dulu deh.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like