Panik Karena Ponsel Tertinggal? Mungkin Anda Terkena Nomophobia

-apnabharatkw-

Jaman sekarang rasanya lebih baik ketimbang ketinggalan ponsel. Ponsel seakan sudah menjadi benda wajib yang harus dibawa kemana saja setiap saat.

Bila kalian merasa hampa dan panik setiap kali tidak membawa ponsel, bisa jadi kalian adalah satu pengidap nomophobia.. 😀

Nomophobia atau singkatan dari no-mobile-phone phobia merupakan rasa kehilangan atau takut berlebih ketika berada jauh dari ponsel pintar. Istilah nomophobia muncul sejak empat tahun lalu dari sebuah studi yang dilakukan psikolog asal Inggris.

Sebuah riset yang dirilis Huffington Post pada September 2013 menunjukkan sekitar 63 persen pengguna ponsel pintar berusia 18-29 tahun, diketahui kerap tertidur dengan membawa perangkat pintar ke tempat tidur. Penelitian ini dilakukan terkait dengan kebiasaan sejumlah pengguna ponsel berusia muda yang tidak pernah bisa berada jauh dari ponsel.

Riset lain yang dilakukan oleh Harris Interactive mengungkapkan 63 persen responden kerap mengecek ponsel minimal satu kali per jam dengan 5 persen responden diantaranya mengecek ponsel per lima menit sekali. Tanda-tanda panik atau ketakutan terpisah dari ponsel, tidak fokus saat bertemu teman lama, dan sesekali melihat notifikasi ponsel merupakan suatu pertanda kecanduan pada level serius.

ada peningkatan dopamin yang mengarahkan otak untuk berpikir ada sesuatu yang menarik, mungkin pesan teks, email atau apapun dari seseorang yang ditunggu setiap muncul notifikasi di ponsel.

Namun seperti kecanduan lainnya, sanggahan dan ketidak sadaran penderita nomophobia juga menjangkiti. Plus, efek yang disebabkan juga sangat kecil untuk kesehatan fisik dan mental penderita yakni hanya sekitar 1 persen saja. (080814)

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like