5 Kebiasaan Buruk Yang Sama Mematikannya Dengan Merokok

JogjaUpdate.com ~ Merokok adalah aktivitas atau kebiasaan buruk yang membahayakan bagi kesehatan, bahkan disebut mematikan. Namun ternyata, menurut penelitian terbaru terungkap ada beberapa aktivitas atau kebiasaan buruk lain yang sama mematikannya dengan merokok.

Bahkan disebutkan kalau kebiasaan-kebiasaan buruk ini akan menggantikan merokok sebagai aktivitas berbahaya paling mematikan. Dan ternyata kebiasaan buruk ini sering dilakukan atau dialami banyak orang. Apa saja itu? Berikut ini daftarnya berdasarkan yang dirilis sciencealert:

1. Kebanyakan duduk
Menurut penelitian pada tahun 2014, duduk sepanjang hari dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker. Data penelitian ini dikumpulkan dari 4 juta orang yang menghabiskan waktunya kebanyakan duduk. Setiap 2 jam durasi duduk akan makin meningkatkan risiko kanker, tanpa memandang ia rajin olahraga atau tidak.

Baca juga:
Dampak Buruk Kurang Tidur, Dari Pikun Hingga Telmi
Bahaya Pola Makan Buruk, Bisa Jadi Penyebab Kematian
Jebul Terlalu Lama Menjomblo Bisa Memperpendek Umur
6 Cara Alami Mengatasi Insomnia

2. Kurang tidur
Centers for Disease Control and Prevention telah menetapkan gangguan tidur sebagai masalah kesehatan serius. Profesor Valery Gafarov, dari WHO, mengungkapkan bahwa kurang tidur akan meningkatkan risiko penyakit penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan serangan jantung.

3. Berjemur
Di tahun 2014, para peneliti menemukan bahwa menggelapkan kulit dengan berjemur memiliki risiko kanker kulit dengan tingkatan lebih tinggi daripada risiko kanker paru-paru karena merokok. Aktivitas menggelapkan kulit yang berbahaya ini bukan hanya dilakukan di luar ruangan, namun termasuk di dalam ruangan dengan alat.

Baca juga:
Jebul Dengan Melihat Alam Bisa Membuat Bahagia
Resep Mengatasi Perut Kembung
Tidak Hanya Pernapasan, Polusi Udara Juga Merusak Kulit
Beberapa Hal Penyebab Mata Kering

4. Pola makan buruk
Makanan dengan kandungan gula tinggi dan tinggi lemak jenuh memiliki potensi risiko penyakit kritis lebih tinggi daripada Merokok. Penelitian tahun 2016 menemukan tingkat risiko kematian akibat pola makan buruk lebih tinggi dibandingkan gabungan kematian karena alkohol, obat terlarang, seks bebas, dan tembakau.

5. Kesepian
Profesor psikologi di Brigham Young University, Julianne Holt-Lunstad, menemukan dalam penelitiannya bahwa kesepian mengurangi jangka hidup seseorang dengan tingkat keparahan yang sama dibandingkan orang yang merokok 15 batang sehari. (231117/21)

 

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like