Bahaya Pola Makan Buruk, Bisa Jadi Penyebab Kematian

JogjaUpdate.com (18/9/17), Pola makan yang baik atau buruk pastinya akan berdampak pada kesehatan. Pola makan buruk atau tidak sehat akan membuat tubuh mudah sakit, kurang bertenaga, bahkan bisa jadi penyebab kematian. Karena itulah perhatikan pola makan kamu dengan baik.

Menurut yang dimuat Kompas.com (17/9/17), studi The Global Burden of Disease mengungkapkan satu dari lima kematian di seluruh dunia pada tahun 2016 disebabkan pola makan tidak sehat. Pola makan buruk yang dimaksud seperti kurang mengasup serelia utuh, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian, minyak ikan, serta tinggi garam.

Dalam studi yang dimuat jurnal medis The Lancet, ada 10 faktor risiko kematian di seluruh dunia, yakni kadar gula darah tinggi, hipertensi, indeks massa tubuh tinggi, serta kolesterol tinggi. Faktor risiko ini terkait erat dengan pola makan seseorang. Selain itu juga dari faktor kebiasaan lain seperti merokok yang juga memicu kematian.

Menurut ketua peneliti Dr.Christopher Murray, direktur Institute of Health Metrics and Evaluation (IHME) di Universitas Washington, kebanyakan orang tidak menyadari pola makan mereka. Ketidak sadaran orang akan pola makannya ini menjadi salah satu masalah besar di dunia.

Dari hasil penelitian itu juga mengungkapkan, usia harapan hidup orang makin tinggi tapi periode sakitnya justri lebih banyak. “Kematian adalah motivator yang kuat, baik untuk individu atau negara untuk mengatasi penyakit pembunuh utama. Tetapi kita seperti kurang peduli untuk mengatasi masalah yang memicu penyakit,” kata Murray.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like