Dampak Buruk Kurang Tidur, Dari Pikun Hingga Telmi

JogjaUpdate.com (8/9/17), Salah satu masalah yang banyak dihadapi banyak masyarakat modern adalah jam tidur. Orang jaman sekarang ini mulai banyak yang mengalami kurang tidur. Yang bisa saja banyak begadang karena lembur kerjaan, atau malah untuk bersenang-senang. Mungkin kamu salah satunyang.

Jam tidur ini harus menjadi perhatian, karena akan berdampak pada kesehatan. Kurang tidur tidak hanya membuat lesu dan mengantuk sepanjang hari, juga membuat funsi otak merosot tajam. Hal ini bisa memicu masalah kesehatan lainnya, dari mental hingga kinerja tubuh lainnya.

Berikut ini ada beberapa dampak buruk dari kurangnya tidur menurut yang dimuat Kompas.com (7/9/17):

1. Otak Jadi Lambat

Telmi atau telat mikir juga bisa jadi karena gangguan kurangna jam tidur. Para peneliti telah menemukan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan menurunnya kewaspadaan dan konsentrasi otak. Tidak heran jika setelah berhari-hari tidak tidur nyenyak, akan membuat seseorang bingung, gampang lupa dan sulit berfikir.

Dalam dunia medis, kondisi gangguan berpokir akibat otak mengalami kelelahan ini sering disebut brain fog. Atau lebih banyak dikenal dengan istilah lemot dan telmi. Karena melambatnya kerja otak, membuat seseorang menjadi sulit untuk mengambil keputusan penting. Meski terkesan sepele, brain fog ini tidak boleh disepelakan karena bisa jadi gejala awal demensia.

2. Gampang Lupa

Ketika seseorang sedang dalam keadaan mengantuk, ia cenderung gampang lupa. Selain karena konsentrasi dan fokus otak yang memburuk, kurang tidur juga memperburuk ingatan secara perlahan. Pasalnya, selama tidur saraf-saraf dalam otak yang menyimpan ingatan punya kesempatan memperbaiki diri.

Seorang ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Maryland di Amerika Serikat (AS), dr. Avelino Verceles mengatakan, ketika tidur otak merekam berbagai hal yang telah dilalui dan dipelajadi dalam seharian ke dalam ingatan jangka pendek. Karena itulah tidak disarankan untuk pergi tidur dalam keadaan marah.

3. Sulit Menerima Informasi Baru

Kurang tidur bisa mempengaruhi kemampuan seseorang dalam memahami informasi baru lewat dua cara. Pertama, akan menjadi tidak fokus sehingga sulit menerima informasi baru. Kedua, kurang tidur berdampak pada kemampuan mengingat. Daya ingatan yang lemah mempersulit menyimpan informasi baru.

4. Memicu Penyakit Mental

Kurangnya jam tidur mukan bukan penyebab langsung dari gangguan jiwa. Namun beragam penelitian menemukan adanya potensi besar penyakit mental seperti depresi, ADHD, gangguan kecemasan, dan gangguan bipolar karena kurang tidur. Dan penelitian di Michigan, AS mengungkap pengidap insomnia memiliki risiko empat kali lebih besar menderita depresi.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like