Penyakit Khas Musim Hujan Yang Sering Menyerang

JogjaUpdate.com (25/01/17), Di bulan Januari ini kita telah memasuki musim penghujan yang biasanya diikuti oleh datangnya beberapa penyakit. Untuk itu kita haruslah berhati-hati menjaga kesehatan ketika musim hujan ini datang. Apa saja penyakit khas musim hujan dan bagaimana cara efektif untuk mencegahnya?

1. Demam dan Flu

Kedua hal ini yang paling sering datang ketika musim hujan tiba. Gangguan Demam dan Flu ini merupakan gejala tubuh yang tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Demam sendiri adalah gejala wal dari beraneka penyakit, seperti infeksi.

Cara mencegah: Perhatikan asupan makanan kamu, utamakan cukup nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Diare

Sakit Diare ini terkait dengat apa saja yang kamu makan sehari-hari. Pada umumnya gangguan ini disebabkan oleh virus yang mencemari makanan kamu. Kemudian virus ini membuat gangguan dalam pencernaan kamu.

Cara mencegah: Cukup gampang, namun harus diperhatikan. Kamu harus menjaga kebersihan diri dan makanan yang dimakan. Pastikan makanan yang kamu makan terjamin kehigienisannya.

3. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Memasuki musim penghujan juga menjadi masa berkembangnya nyamuk, termasuk nyamuk Aedes Aegypti. Namuk ini menyebarkan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyerang sistem pembekuandarah.

Cara mencegah: perangi nyamuk Aedes aegypti dengan cara 3M (menguras, mengubur dan menutup). Yaitu, menguras bak mandi, mengubur kaleng bekas dan menutup bak penampungan air.

4. Demam Tifoid

Sama halnya dengan Diare, Demam Tifoid ini juga terkait dengan apa yang kamu konsumsi. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi yang biasanya menkontaminasi air. Kebanyakan penyebaran bakteri ini akibat cuci tangan yang kurang bersih, atau menggunakan air yang terkontaminasi.

Cara mencegah: Jaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk air yang kamu gunakan untuk keperluan sehari-hari.

5. Leptospirosis

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang biasanya ditularkan melaui hewan. Biasanya hewan yang menularkan penyakit ini adalah tikus, melalui kotoran dan air kencingnya. Kemudian air hujan atau banjir membawa hanyut kotoran dan kencing tikus ini. Bakteri ini masuk ke tubuh manusia melalui luka di kulit, yang akhirnya terjangkit Leptospirosis,

Cara mencegah: Hindari tikus yang berkeliaran, dan hindari genangan air disekitar kamu. Jika kamu punya luka jauhkan dari genangan air hujan, kalo perlu gunakan penutup pada luka.

6. Penyakit Kulit

Sudah tidak heran lagi kalau penyakit kulit ini merebak di musim penghujan. Hujan dan banjir dengan mudah membawa berbagai macam bakteri yang dapat menyerang kulit. Ada juga yang disebabkan oleh jamur yang berkembang biak dikala lembab karena curah hujan tinggi.

Cara mencegah: Jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar kamau. Hindari tempat-tempat yang terlalu lembab.

Jaga Kebersihan

Yang paling penting dalam menghadapi musim hujan ini adalah menjaga kebersihan. Baik kebersihan anggota badan kamu, maupun kebersidan dari apa yang kamu konsumsi. Perhatikan juga asupan makanan yang kamu konsumsi. Perbanyak nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti sayuran dan buah yang banyak mengandung Vitamin C.

Demikianlah beberapa penyakit khas musim hujan yang biasanya merebak. Jaga selalu kesahatan kamu agar terus bisa beraktivitas dengan lancar.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like