Kesalahan Yang Sering Dilakukan Ketika Ngecas Handphone

JogjaUpdate.com (18/6/17), Mengisi daya baterai atau sering disebut nge-charge atau ngecas handphone ternyata tidak boleh sembarangan. Selama ini banyak sekali kelalaian dan kesalahan yang dilakukan orang secara sadar maupun tidak sadat ketika ngecas handphone mereka.

Kesalahan-kesalahan ini bisa berdampak buruk bagi handphone atau baterainya, bahkan bisa ke penggunanya. Karena itulah perhatikanlah cara kamu mengisi ulang daya baterai handphone. Dan berikut ini ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang saat ngecas menurut Tech Times:

1. Menunggu sampai baterai 0 persen

Hampir semua smartphone saat ini menggunakan baterai Li-ion yang tidak perlu menunggu kosong untuk bisa diisi ulang hingga penuh lagi. Jika menunggu sampai baterai beneran habis, malah berakibat memperpendek umur baterai Li-ion. Baterai ini akan bekerja lebih optima pada kapasitas 30 hingga 80 persen, maka jagalah kapasitas baterai disekitaran angka tersebut.

2. Tidak melepas casing handphone saat ngecas

Baterai ini bisa menghasilkan panas ketika tengah bekerja mengalirkan listrik maupun saat mengisi daya. Sehingga tidak heran jika baterai tiba-tiba panas ketika dicas. Dengan melepas casing handphone saat ngecas, akan membantu pelepasan panas. Karena panas yang berlebihan bisa berakibat buruk buat handphone.

3. Tidur saat ngecas handphone

Overcharging atau handphone yang terlalu panas saat dicas merupakan kesalahan umum yang sering terjadi. Biasanya terjadi karena penggunanya lupa, atau tidur dan tidak mencabut carger selama berjam-jam. Jika kapasitas baterai telah 100 persen tapi masi terus dicas, bisa menaikan suhunya bahkan bisa meledak.

4. Tidak memperhatikan tempat ngecas

Ngecas handphone disembarangan tempat ternyata bisa menimbulkan bahaya. Seperti diketahui, baterai jenis Li-ion ini memiliki temperatur yang bisa ditoleransi. Jika ditaruh di tempat yang panas, bisa ikut meningkatkan suhu handphone. Begitu juga di tepat yang dingin, juga menyebabkan kinerjanya menurun.

5. Memakai sembarangan kabel

Saat ini banya smartphone yang menggunakan kabel jenis usb yang bersifat universal untuk mengisi daya. Pemilihan kabel ini sebenarnya tidaklah boleh sembarangan, karena tidak semua cocok untuk jenis smartphone. Begitu juga dengan charger yang digunakan, karena arus listrik yang disalurkan bisa berbeda-beda dengan yang dibutuhkan smartphone.

 

 

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like