Apa Sih Keistimewaan Pokemon Go? Game Baru Yang Langsung Digilai Jutaan Anak Muda

youtube

Jogjaupdate.com (11/07/16), Pokemon Go, game yang baru dirilis di beberapa negara ini sedang digandrungi para gamers, tidak hanya para gamers sebenarnya tetapi banyak pula orang-orang yang ingin mencoba game berbasis augmented reality ini. Apa sih istimewanya game ini sehingga digilai jutaan orang diseluruh dunia? berikut penjelasannya.

Karena game semacam ini sepertinya belum pernah ada sebelumnya. Pemain benar benar harus bergerak untuk memainkannya. Saat mencari, gamer bisa bertemu dengan teman baru yang juga memainkan Pokemon Go. Atau bisa juga mencari Pokemon secara berkelompok. Itulah keasyikannya.

Menurut SimilarWeb, ada sekitar 3% pengguna Android di AS yang secara aktif memainkan Pokemon Go, sedikit di bawah Twitter dengan persentase sebesar 3,5%. Padahal, di AS sendiri game hasil kerja sama Nintendo dan Niantic tersebut baru dirilis pada Selasa (5/7/2016) lalu.

Dilansir dari Detikinet, game yang tersedia gratis untuk iOS dan Android menggunakan teknologi bernama augmented reality dimana pemainnya bisa menciptakan avatar untuk menangkap, melatih, sampai mempertandingkan karakter Pokemon yang bertebaran di dalam game.

Uniknya, game ini menggunakan layanan lokasi dan kamera ponsel sehingga gamer seakan akan bisa menangkap Pokemon yang muncul di dunia nyata. Ketika gamer berjalan, avatarnya di dalam game juga ikut berjalan.

Jika ada Pokemon yang berada di dekat gamer, maka ponsel akan bergetar dan Pokemon tersebut akan muncul di peta. Jika Anda menyentuhnya, aplikasi akan berubah ke mode kamera, di mana ada karakter Pokemon tiba tiba muncul di depan.

Untuk menangkap si Pokemon, dibutuhkan semacam bola yang dinamakan Pokeballs. Pokeballs ini bisa didapatkan dengan check in di Pokestops atau membelinya menggunakan Coin, yang biasanya ada di lokasi seperti taman, tempat ibadah, air mancur dan semacamnya.

Pada dasarnya, game ini memanfaatkan teknologi Google Maps untuk meletakkan avatar game di dunia virtual yang menyerupai keadaan sekitar. Ketika karakter Pokemon ditemukan, game giliran menggunakan teknologi augmented reality untuk membuat Pokemon muncul di hadapan kita.

Pemain juga bisa saling bertarung dengan karakter Pokemon masing masing. Untuk bertarung, gamer harus pergi ke tempat bernama gym, semacam menara dengan Pokemon di atas sebagai penguasanya.

Gym ini baru bisa diakses ketika gamer mencapai level 5, mereka pun bisa bergabung dengan pilihan tiga tim yaitu Mystic, Valor dan Instinct. Gamer akan mewakili tim yang ia pilih saat mempertandingkan Pokemonnya untuk memperebutkan wilayah.

Gamer bisa mengumpulkan Pokemon yang lebih powerful seiring naiknya level. Pokemon juga bisa diubah ke bentuk yang baru. Meski game ini gratis, pemain bisa menyingkat waktu permainan dengan membeli beragam benda dari Pokeball, inkubator telur dan storage ekstra untuk menampung Pokemon.

Sayangnya, game ini belum dirilis di Indonesia, baru dirilis di Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan Jepang. Namun jangan khawatir gamer di Indonesia dapat mengunduh file APK dan memasangnya di ponsel Android. Dengan cara tersebut, gamer bisa mencoba Pokemon Go meski fungsinya tidak penuh.

Saking banyaknya pemain, server Pokemon Go bahkan sempat crash. Pihak Niantic Labs belum merilisnya secara global karena mereka masih berusaha mengatasi trafik berlebihan yang terjadi di servernya.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like