Jebul Pemilihan Cobek dan Ulekan Pengaruhi Kualitas Sambal

JogjaUpdate.com (26/03/18), Bagi sebagian orang, sambal menjadi bagian penting yang harus ada ketika mereka makan. Untuk membuat sambal yang nikmat dan berkualitas, membutuhkan skil, bahan baku, dan peralatan penting. Untuk peralatan, paling umum digunakan adalah cobek dan ulekan.

Baca: Cara Menyimpan Cabai Agar Awet Tahan Lama

Dan ternyata pemilihan cobek dan ulekan tidaklah bisa sembarangan. Agar mendapatkan sambal yang berkualitas, harus memperhatikan beberapa hal. Yang pertama adalah bahan baku, kebanyakan dari batu asli. Namun kini ada yang ditemukan tidak 100 persen asli.

Menurut yang dimuat Kompas.com (22/03/18), penghasil cobek terbaik saat ini ada di Muntilan, Magelang. Cobek dari daerah ini dikenal terbuat dari bahan batu andesit asli. Disebutkan, cobek yang baik warna bukan hitam tapi abu-abu seperti warna batu alami.

Jika menemukan cobek baru berwarna hitam gelap, perlu diperhatikan lebih lanjut. Cobek seperti ini disinyalir menggunakan cat untuk mendapatkan warna tersebut. “Kalau beli cobek, bisa coba digesek dulu pakai benda keras. Jika ada garis warna putih, berarti itu dicat,” kata Rachmad Hidayat yang dimuat Kompas.com.

Baca: Inilah Cara Cepat Mengatasi Kepedasan Karena Makan Cabai

Selain cobek yang dicat, di pasaran ada juga cobek yang berasal dari campuran batu, pasir, dan semen. Atau bisa dibilang cobek cor-coran, bukand ari batu alami. Pada umumnya, cobek campuran semen seperti ini bobotnya lebih ringan dibandingkan cobek batu asli.

Secara singkatnya, untuk mendapatkan cobek yang baik carilah yang terbuat dari batu alami. Cobek dari batu alami biasanya akan berat, dan warna serupa seperti batu alam. Lalu bagaimana dengan memilih ulekan? Pilih yang terbuat dari batu atau kayu?

Sebenarnya untuk memilih ulekan, pilih yang berat untuk mendapatkan sambal yang bagus. Ulekan batu juga harus memperhatikan pori-porinya. Karena perbedaan kerapatan pori-pori, berpengaruh pada halus atau tidaknya hasil ulekan.

Sedangkan untuk memilih cobek dan ulekan berbahan kayu, yang harus diperhatikan adalah permukaannya. Pilih permukaan cobek dan ulekan berbahan yang tidak licin. Kalau licin pasti akan susah digunakan untuk mengulek sambal, yang akhirnya sambal tidak baik yang diinginkan.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like