Ini Bahaya Bertengkar Lewat Chat

JogjaUpdate.com (13/05/18), Perkembangan teknologi di era digital ini memang banyak memudahkan aktivitas. Salah satunya adalah penggunaan chat atau aplikasi pesan yang memudahkan komunikasi. Makin banyak yang menggunakannya, bahkan ada yang sampai bertengkar lewat chat.

Baca: Jebul Kecanduan Gadget Bisa Memicu Penuaan Dini

Padahal, bertengkar lewat chat tidaklah optimal dan malah memicu masalah berbahaya lainnya. Berikut ini beberapa alasan kenapa bertengkar melalui aplikasi pesan ini berbahaya:

1. Bukan tempat untuk bicara panjang lebar

Aplikasi chat yang saat ini ada sebenarnya perkembangan dari pesan teknologi singkat yang sebelumnya ada, seperti SMS. Jadi bukan tempat yang tepat untuk berbicara panjang lebar. Terlebih lagi buat yang sedang berantem, pasti banyak kata-kata yang ingin dikeluarkan.

2. Resiko salah paham

Pesan yang dikirim melalui chat memiliki risiko salah paham, atau tidak diartikan seperti yang dimaksud pengirim. Dari penekanan kata, penggunaan ekspresi, nada bicara, hingga salah ketik dapat menimbulkan persepsi yang berbeda antara pengirim dan penerima.

Baca: Abaikan Chat, Suami Diceraikan Istrinya

3. Diabaikan

Mengabaikan pesan memang tidak sopan, namun ini bisa kerap terjadi. Tidak semua orang selalu standby di depan smartphone mereka. Bayangkan saja, kamu sudah berapi-api menulis pesan panjang dengan penuh tanda seru dan huruf besar. Tapi si penerima mengabaikan, bahkan tidak membacanya.

4. Lama

Aplikasi chat memang memudahkan untuk berkirim pesan dengan cepat. Namun ada banyak kendala lain yang malah membuatnya lama. Dari lamanya mengetik pesan, koneksi yang lambat, hingga si penerima yang jauh dari smartphone miliknya. Kalau mau cepat kenapa tidak datangi saja langsung, atau telepon saja.

5. Bukan cara terbaik menyelesaikan masalah

Pertengkaran pasti ada masalah yang menjadi penyebabnya. Untuk dapat menyelesaikan masalah dengan baik, komunikasi langsung adalah cara yang tepat. Bertatap muka langsung jika bisa, atau melalui sambungan telepon akan lebih jelas.

Baca: 4 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like