Jebul Kebanyakan Gorengan Tiap Hari Bisa Picu Kematian Dini

JogjaUpdate.com (01/02/2019), Gorengan memang enak, apalagi disantap dengan cabe rawit atau cocolan sambel kecap. Namun ternyata kebanyakan gorengan bisa berbahaya bagi kesehatan lho!

Gorengan memang makanan tidak sehat, dan banyak dampak negatifnya. Karena itu banyak ahli kesehatan yang menyarankan untuk membatasi makan gorengan.

Baca Juga : Meski Enak, Jebul Ada Dampak Buruk dari Kebanyakan Makan Durian

Lebih ngerinya, kebanyakan gorengan ternyata bisa memicu peningkatan risiko kematian dini lho. Bukan maksud menakuti tapi memang banyak risiko karena gorengan.

Dikutip dari The Independent, Sebuah riset dilakukan oleh peneliti dari Universitas of Iowa dan Washington University mengungkapnya.

Dalam riset yang diterbitkan dalam jurnal medis BMJ ini meneliti dampak konsumsi makanan gorengan pada wanita pasca menopause.

Riset ini dilakukan dengan meneliti data lebih dari 100 ribu wanita berusia 50 hingga 79 tahun dengan melakukan kuiseioner melalui Women’s Healt Initiative (WHI).

Data ini dikumpulkan dalam rentang waktu 1993 hingga 1998. Selain itu, periset juga memantau para peserta hingga Februari 2017.

Baca Juga : Jebul Tidur Dengan Kipas Angin Itu Tidak Sehat

Hasilnya, selama 19 hingga 24 tahun periode riser, sebanyak 31.588 wanita meninggal dunia. Lebih dari 9 ribu kematian disebabkan masalah jantung.

Lalu 8 ribu kematian peserta riset ini disebabkan kanker. Dan 13 ribu kematian karena penyebab lainnya yang tidak disebutkan.

Riset ini juga menilai berapa banyak makanan gorengan yang dikonsumsi para peserta. Termasuk makanan seperti ayamg goreng, ikan goreng, dan kentang goreng.

Setelah memperhitungkan gaya hidup lainnya, periset menyimpulkan kebanyakan gorengan atau makan gorengan setiap hari dapat berisoko besar pada kesehatan.

Paling utama berisiko pada masalah jantung atau hal lain yang bisa menyebabkan kematian dini.

Baca Juga : Pro Kontra Kentut Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Kata Ahli Kesehatan

Makan gorengan satu porsi atau lebih meningkatkan risiko kematian dini hingga 13 persen dibandingkan penyebab lainnya.

Kebiasaan makan gorengan ini juga meningkatkan risiko kematian karena kondisi kardiovaskular hingga 12 persen.

Memang riset ini bersifat observasional, tapi melihat jumlah peserta dan lama waktunya, hasil riset ini bisa jadi bahan pertimbangan.

Menurut peneliti, mengurangi konsumsi maknan yang digoreng terutama ayam goreng, ikan goreng, dan kentang goreng memiliki efek klinis yang besar bagi kesehatan.

Baca Juga : Tips Memasak Gorengan Renyah Awet Tahan Lama Tanpa Dicampur Plastik Dan Lilin

Karena itu, perhatikan pola makan kamu dan jangan sampai kebanyakan gorengan tiap hari. Ingat, kesehatan mahalnya lebih dari gorengan sewarung-warungnya.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like