Minuman Khas Jogja Yang Membuat Ketagihan

JogjaUpdate.com ~ Selain terkenal dengan bakpia dan gudegnya, Jogja juga menyimpan minuman khas yang mungkin membuat ketagihan bagi siapa saja yang meminumnya. Minuman ini mudah ditemukan di jalanan Jogja dengan harga terjangkau membuat beberapa minuman ini menjadi favorit.

Rujak EsKrim

Dinginnya eskrim dipadu dengan rujak buah serut seperti mangga, kedondong, nanas, pepaya muda, dan bengkuang kemudian disiram bumbu gula Jawa dengan campuran cabai, pasti nikmat sekali dimakan ketika cuaca Jogja sedang panas-panasnya.

Baca juga:
Harus Tahu, Ini Perbedaan Cuanki vs Bakso Malang
7 Kuliner Tengah Malam di Jogja Yang Harus Dicoba
Udah Ngopi? Ini Manfaat Kopi untuk Setiap Bagian Tubuh
7 Kuliner Pedas Di Jogja Yang Siap Membakar Lidah

Rujak eskrim banyak ditemui di pinggiran jalan Yogyakarta, namun yang paling terkenal ada di lapangan Pakualaman. Rujak eskrim ini sudah ada sejak tahun 1990.

Wedang Ronde

Minuman yang cocoknya dinikmati ketika malam hari karena memberikan kehangatan ini sebenarnya bukan minuman asli Jogja. Minuman ini adalah hasil akulturasi dari kuliner Tionghoa dan Indonesia, yang kemudian dibuat dengan cita rasa lokal sesuai selera masyarakat Yogyakarta. Di negeri asalnya, ronde dikenal dengan nama tang yuan.

Baca juga:
7 Kuliner Di Klaten Yang Harus Kamu Coba
6 Kuliner Yang Bisa Dijadikan Oleh-oleh Khas Kulonprogo
8 Kuliner Magelang Yang Harus Kamu Coba
8 Kuliner di Bantul Yang Paling Diburu

Minuman yang terbuat dari air jahe yang dicampur gula dan diberi isian berupa bola-bola kacang tanah giling yang sudah dicampur gula sehingga memiliki rasa manis. Kacang tanah giling ini dibungkus dengan kulit yang terbuat dari beras ketan, sehingga bentuknya mirip onde-onde. Bedanya, isian ronde ini berukuran lebih kecil dan tidak dibubuhi biji wijen.

Wedang Uwuh

Wedang berarti minuman hangat dan uwuh berarti sampah. Dinamakan demikian karena wedang ini dipenuhi dengan dedaunan sehingga mirip dengan minuman yang berisi sampah. Tapi tentu saja bukan sampah yang ada di dalamnya, melainkan aneka dedaunan dan rempah yang memiliki rasa kuat serta bisa menghangatkan tubuh dan merupakan minuman khas daerah Imogiri.

Baca juga:
Apakah Benar Tempe Pertama Kali Dibuat di Bayat, Klaten?
5 Jenis Teh Yang Bisa Turunkan Berat Badan
Ciri Makanan Terindikasi Mengandung Formalin Dan Boraks
Ini Makanan Yang Bisa Membantu Untuk Berhenti Merokok

Wedang uwuh memiliki rasa merah karena pengaruh kayu secang yang dimasukkan ke dalamnya. Bahan lain yang biasa digunakan untuk memperkaya rasa wedang uwuh adalah jahe, cengkeh, kayu manis, pala, serai, kapulaga, dan gula batu.

Es Semlo

Bagi sebagian orang mungkin jarang mendengar nama es semlo. Minuman ini jarang pula ditemukan di pinggir jalan. Es semlo sendiri merupakan minuman khas Kraton Yogyakarta dan konon merupakan kesukaan Sultan Hamengkubuwono IX. Meski disajikan dingin, es ini cukup unik karena menggunakan berbagai rempah yang biasa dipakai untuk membuat aneka wedang.

Baca juga:
Kurma, Buah Kaya Nutrisi Penting Bagi Tubuh
Tips Makan Hemat Di Warung Nasi Padang
Tutorial Cara Membuat Ketupat Dengan Mudah
Jebul Ampas Kopi Bisa Mengusir Nyamuk

Dengan bahan utama pisang sebagai isiannya, kuah es semlo terbuat dari campuran gula pasir, berbagai rempah, serta perasan air jeruk nipis. Untuk membuat tampilannya semakin menarik, ditambahkan pewarna merah alami yang terbuat dari kayu secang.

Bir Plethok

Di masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono VII di tahun 1930-an, beliau tertarik dengan kebiasaan orang Belanda meminum bir untuk menghangatkan diri. Terinspirasi dari hal ini, sang Sultan ingin membuat minuman sejenis yang bisa menghangatkan tubuh namun tentu saja tidak beralkohol. Dari situ, terciptalah bir Plethok.

Baca juga:
Jebul 5 Makanan Ini Malah Bikin Perut Tambah Lapar
Petai Enak Digoreng, Bakar, Rebus Atau Dimakan Segar?
Kopi Instan Bisa Menimbulkan Hipertensi
Ini 5 Manfaat Jahe Bagi Kesehatan

nasirullahsitam.com

Minuman ini terbuat dari berbagai jenis rempah seperti kayu secang, kapulaga, pandan, serai, dan juga cengkeh. Semua bahan tersebut direbus dengan tambahan gula batu lalu didinginkan. Setelah dingin, ditambahan air perasan jeruk nipis kemudian disaring dan disimpan dalam botol. Sebelum dikonsumsi, minuman ini harus dikocok terlebih dahulu hingga berbusa, makanya dinamakan Bir Plethok

(300616/25)

kampungbet

dhwSeng on InstagramdhwSeng on Tumblr
dhwSeng
Adminnya JogjaUpdate

dhwSeng

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like