7 Tips Negosiasi Gaji untuk Fresh Graduate Biar Maksimal

JogjaUpdate.com (24/07/2019), Bagi fresh graduate, umumnya tidak mendapatkan gaji yang bombastis. Namun bisa berarti tidak bisa melakukan negosiasi gaji agar lebih maksimal.

Namun pastinya kamu tak akan bisa seenaknya meminta gaji kepada perusahaan. Ingat kamu masih fresh graduate yang baru lulus.

Sembarangan ngomong tidak hanya mendapatkan gaji yang diminta. Bisa saja malah lamaran kamu ditolak perusahaan tersebut, alias tidak diterima.

Bukan berarti gaji kecil harus terima berapapun gaji yang diberikan. Dan perusahaan tidak bisa semena-mena memberikan gaji ke karyawan.

Yang terpenting adalah pekerja dan perusahaan saling menguntungkan. Pekerja memberikan skill, dan perusahaan membayar jasa tersebu dalam bentuk gaji.

Baca Juga : Ingin Dapat Bayaran Tinggi? Ini Trik Negosiasi Gaji

Berikut ini 7 tips negosiasi gaji untuk kamu yang masih fresh graduate.

1. Cari tahu kisaran gaji untuk posisi yang dilamar

Setiap posisi pekerjaan pasti punya rete gaji yang berbeda. Cari tahu, berapa rata-rata gaji posisi yang kamu lamar tersebut.

Bisa tanya senior yang lebih dulu pernah menempati posisi pekerjaan tersebut. Atau cari tahu lewat situs lowongan kerja mengenai standar gaji.

2. Cari tahu UMR dan biaya hidup lokasi kerja

Kamu juga harus memperhatikan berapa Upah Minimum Regional (UMR) tempat kamu akan bekerja. Benda wilayah akan memiliki beda angka.

Dengan UMR akan bisa untuk sekadar hidup dan memenuhi kebutuhan pokok selama di kota tersebut. Angka UMR ini akan membantu kamu memperkirakan gaji yang diminta.

3. Negosiasi gaji jangan hanya untuk uang

Jangan terpaku hanya pada berapa gaji yang kamu terima dalam wujud uang. Ada faktor lain yang harus diperhatikan, seperti fasilitas.

Dari tunjangan kesehatan, asuransi, uang makan, uang lembur, uang transportasi. Atau bisa juga fasilitas yang disediakan, dari makan siang hingga tempat tinggal.

4. Tunjukkan antusiasme dalam wawancara

Cara kamu melakukan wawancara ini juga penting untuk diperhatikan. Tunjukkan kamu antusias untuk pekerjaan yang kamu lamar.

Sebelum wawancara, cari tahu banyak hal. Manfaatkan Google untuk cari tahu tentang pekerjaan, perusahaan, dan kisaran apa yang akan kamu temui di sana.

5. Tentukan patokan minimal gaji

Setelah ditawari kisaran gaji, tentukan angka yang ingin kamu dapatkan. Namun kamu harus bisa memastikan gaji tersebut bisa memenuhi kebutuhan kamu.

Jika gaji kamu tidak bisa memenuhi kebutuhan termasuk makan, transportasi, hingga tempat tinggal alangkah baiknya untuk ditolak.

6. Lebih besar dari hasil perhitungan kamu

Jika sudah menentukan patokan minimal gaji, alangkah jangan langsung kamu ungkapkan ke pewawancara. Naikkan sedikit untuk tabungan aman kamu.

Namun ingat, angka yang kamu naikkan harus masuk akal. Sehingga perusahaan bisa mempertimbangkan dan tidak langsung menolak.

7. Ungkapkan alasan minta gaji segitu

Kamu juga harus bisa menunjukkan nilai jual kamu yang lebih dari sekadar fresh graduate. Bukan karena nilai maupun nama besar tempat kamu kuliah.

Melainkan kumpulkan sertifikat, bukti pengaman, dan apa yang pernah kamu lakukan untuk menunjang nilai jual kamu. Itulah pentingnya berkegiatan selama kuliah.

Baca Juga : Ini Alasan Kenapa Banyak Perusahaan Lama Umumkan Hasil Wawancara Kerja

Itulah 7 tips negosiasi gaji bagi kamu yang masih fresh grauate agar bisa maksimal. Jangan ragu negosiasi, jika dirasa tidak masuk akan gajinya.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like