3 Tips Merawat Rem Cakram Sepeda Motor

JogjaUpdate.com (06/08/2019). Sekarang mayoritas sepeda motor telah memakai rem cakram, setidaknya di roda depan. Meski sistem pengereman ini sudah canggih, namun kamu harus merawat rem cakram.

Sistem pengereman rem cakram sepeda motor yang satu ini punya beberapa keunggulan.

Tidak cuma dikenal memiliki daya melepas panas yang lebih baik dari rem tromol, karena sifatnya yang terbuka, peranti pengereman piringan cakram juga lebih pakem.

Walaupun begitu, sama dengan peranti pengereman tromol, jika tidak dirawat, beberapa masalah pengereman, seperti tidak pakem, juga bisa muncul.

Karena itulah para pemilik sepeda motor yang sudah memakai rem cakram sangat disarankan untuk melakukan perawatan rutin peranti sistem pengereman tersebut.

Baca Juga : Yang Wajib Diketahui Saat Beli Helm

Apa saja langkah yang harus dilakukan? Berikut adalah panduannya dan tips merawat rem cakram sepeda motor.

1. Rutin mengecek dan mengganti minyak rem

Minyak rem sangat penting untuk kinerja rem cakram agar maksimal. Kinerja rem cakram sangat mengandalkan piston yang ada pada master rem.

Master rem fungsinya menggerakan kaliper untuk mencengkeram piringan cakram, ketika pengendara motor menarik tuas rem.

Nah, lancar tidaknya piston dalam menjalankan fungsinya ini bergantung pada pompa hidraulik yang bekerja mengalirkan minyak rem.

Kalau saluran minyak tersumbat karena minyak kotor atau minyak sudah terlalu encer karena tercemar oleh bakteri atau zat lain yang bersenyawa dengan minyak, maka kinerja piston pasti akan terganggu.

Karena itulah, sangat disarankan untuk rutin mengecek dan mengganti minyak rem. Minimal setahun sekali diganti.

Paling lama dua tahun sekali dan jangan lebih dari itu kalau Anda ingin selalu mendapatkan performa rem yang maksimal.

Baca Juga : Bukan Cuma Pemiliknya, Jebul Standar Motor Juga Butuh Perawatan

2. Rutin membersihkan kaliper

Rem cakram itu sifatnya terbuka. Padahal, di jalanan debu tanah serta kotoran banyak beterbangan dan berisiko menempel pada kanvas rem ataupun piston.

Jika itu terjadi, maka kinerja dua komponen itu tidak akan maksimal kinerjanya. Karena itulah, rutinlah membersihkan keduanya dari kotoran.

3. Cek dan pastikan kaliper masih dalam kondisi baik

Kaliper memang jarang sekali rusak. Tetapi tetap saja ada kemungkinan rusak karena pemasangannya yang kurang tepat atau posisinya goyah karena faktor-faktor tertentu.

Kalau kondisinya goyang atau bergetar, peranti yang bertugas untuk mencengkeram pringan cakram ketika pengendara motor menarik tuas rem itu berisiko cepat aus karena bagian-bagian tertentu dari kaliper akan terus bergesekan dengan piringan cakram.

Akibatnya ketika motor dipacu jalannya akan terasa seperti tersendat-sendat. Karena itulah, mengecek posisi kaliper sangat disaranakan.

Baca Juga : Pakai Ban Tubeless Tak Membuat Pengendara Motor Aman dari Ranjau Paku

Itulah 3 tips merawat rem cakram sepeda motor agar sistem pengereman tetap berjalan baik. Jika masih belum berani, coba bawa saja ke bengkel terdekat.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like