Jebul Pakai Helm Tak Sesuai Ukuran Bisa Berbahaya

JogjaUpdate.com (11/04/2019), Helm jadi kelengkapan wajib bagi pengendara sepeda motor. Pakai helm bukan hanya untuk minghindari tilang polisi, namun untuk melindungi kepala pengendara maupun penumpang sepeda motor.

Memakai helm saat berkendara sepeda motor juga harus memperhatikan ukurannya. Karena helm yang tidak sesuai ukuran malah bisa berbahaya bagi penggunanya, lho!

Baca Juga : Ini Cara Merawat Kaca Helm Agar Tidak Cepat Buram

Helm seperti apa yang harus digunakan?

Di Indonesia, ada regulasi khusus yang mengatur helm harus memiliki label SNI. Label ini merupakan bukti jika produk tersebut sudah melewati tahap uji coba dan memastikan aman digunakan untuk berkendara.

Jadi memilih helm dengan label SNI merupakan hal mutlak yang harus diperhatikan.

Selain harus memiliki label SNI, helm yang digunakan pun harus sesuai dengan ukuran kepala yang menggunakannya, tidak terlalu besar, tidak pula terlalu kecil.

Dilansir dari Visordown.com, menurut Transport Research Laboratory, setidaknya 20 persenresponden mengklaim bahwa helm mereka hampir terlepas ketika tabrakan.

Baca Juga : Ini Alasan Kenapa Helm Trail Meruncing Seperti Mulut Buto Cakil

Hal ini disebabkan karena sebanyak 25 persen pengendara sepeda motor memiliki helm yang salah ukurannya (terlalu besar).

Helm Gerry Salim
Helm Gerry Salim

Dalam penelitian tersebut, terungkap jika 25 persen responden mengaku membeli helm secara online, dan hanya 3 persen yang membeli helm di toko resmi dan dicoba dulu kelayakannya, termasuk menentukan apakah ukurannya pas dengan ukuran kepala pengguna atau tidak.

Baca Juga : Agar Tetap Nyaman Dan Tidak Bau Apek, Jangan Malas Rawat Helm

Dalam keterangannya, tim peneliti menyebut jika menggunakan helm yang tidak sesuai dengan ukuran kepala sangat berbahaya.

Helm bisa saja terlepas saat terjadi kecelakaan, dan menyebabkan cidera yang sangat serius, hingga menyebabkan meninggal dunia.

Selain itu, sebelum berkendara kamu pun harus memastikan jika tali helm sudah terpasang dengan baik.

Sudah banyak contoh kecelakaan yang terjadi akibat dari tali pelindung helm yang tidak dipasang dengan baik, salah satunya contohnya tragedi yang menimpa pembalap Moto GP Marco Simoncheli.

Baca Juga : Selain Pelindung Kepala, Ini Fungsi Lain Helm

Kesimpulannya, punya label helm SNI saja belum cukup untuk menjaga kamu dari risiko kecelakaan, helm harus memiliki ukuran yang pas dengan pengendara, dan tali pengikatnya dipasang dengan baik.

Karena itu pentingnya pakai helm yang sesuai dengan ukuran kepala.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like