Ini Alasan Kenapa Helm Trail Meruncing Seperti Mulut Buto Cakil

JogjaUpdate.com (14/11/17), Helm adalah perlengkapan wajib yang harus dikenakan saat mengendarai sepeda motor. Melihat bentuknya, ada macam-macam helm yang tersedia di tanah. Dan ada yang sedikit unik dari helm trail, atau helm yang dikenakan para pengendara motor trail di tanah.

Dilihat dari desainnya, helm trail memiliki bentuk meruncing di bagian depan bawahnya. Bentuk ini mengingatkan pada mulut buto cakil yang bagian rahang bawahnya menjorok ke depan. Maka tidak heran helm untuk motor trail sering disebut dengan nama helm cakil, karena bentuknya mirip.

Kenapa bentuk atau desain helm trail meruncing seperti itu? Kenapa tidak seperti helm full face pada umumnya? Ternyata memang ada alasan khusus kenapa dibuat seperti itu. Lebih terkait pada karakteristik penggunaannya yang dipakai pada medan sangat menantang dan menguras tenaga.

Ketika mengendarai motor di medan berat seperti tanah yang tidak rata, mulut dan hidung akan lebih sering mengeluarkan udara panas. Udara panas dari mulut dan hidung ini akan membuat ruangan di dalam helm berkabut lalu mengganggu pandangan. Untuk mengatasinya, dibutuhkan sirkulasi udara yang lebih optimal.

Bentuk rahang bawah pada helm trail yang meruncing maju ke depan ini memberikan ruang yang lega untuk sirkulasi udara. Helm ini tidak menggunakan kaca penutup penuh, namun pengendara mengenakan google atau kacamata khusus. Selain tidak mudah berkabut, google juga dianggap nyaman dan mudah dibersihkan.

Helm jenis ini juga terlihat lebih panjang karena penggunaan pet, atau semacam sirip di depan atasnya. Penggunaan pet ini berfungsi untuk menghalau sinar matahari yang menyilaukan, sekaligus untuk menghindari cipratan tanah yang melayang.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like