Inilah 7 Penyebab Mobil Boros BBM

JogjaUpdate.com (6/9/17), Mengisi bahan bakar minyak (BBM), adalah sebuah kewajiban bagi pengendara kendaraan bermotor. Namun memiliki mobil yang irit BBM pasti menjadi dambaan semua orang. Tapi kadang itu cuma jadi impian saja, yang ada malah mobil boros BBM.

Padahal pabrikan sudah berlomba-lomba untuk memproduksi mobil yang irit BBM. Namun kadang banyak kendala di konsumen yang akhirnya membuat mobil boros BBM. Mulai dari cara berkendara hinga berbagai macam kendala teknis lainnya. Dan berikut ini ada 7 hal yang bias menyebabkan mobil jadi boros BBM menurut otodriver.com (5/9/17):

1. Filter Udara Kotor

Jika filter udadara kotor, akan menyebabkan terjadinya hambatan suplai oksigen ke mesin. Dengan hambatan ini dapat menurunkan performa mobil karena timbulnya gejala knocking.

2. Lubang Nozzle Injektor Tersumbat

Tersumbatnya lubang nozzle injektor bisa terjadi karena jarangnya servis secara berkala, bisa juga karena menggunakan BBM yang kurang bagus. Tanda-tandanya, saat pedal gas sudah diinjak dalam tapi mobil tidak bisa berlari kencang.

3. Piston dan Ring Piston

Jika piston dan ring piston terkikis, bisa menyebabkan kompresi ruang bakar menjadi berkurang. Hal ini berdampak langsung pada performa mesin yang menjadi menurun. Tarikan gas menjadi loyo, dan bahan bakar lebih cepat terkuras.

4. Ban Kurang Angin

Walaupun cuma sepele, tekanan angin pada ban yang kurang juga bisa membuat mobil boros BBM. Hal ini karena tapak ban melebar disebabkan kurangnya angin yang membuat beban semakin besar dan jadi boros bahan bakar.

5. Posisi Gigi Tidak Sesuai

Untuk mobil yang bertransmisi manual, pastikan selalu perpindahan gigi pada putaran mesin yang sesuai. Jangan biarkan mesin terlalu sering menderu terlalu lama. Juga saat jalan tanjakan, gunakan gigi yang lebih sesuai.

6. Barang Bawaan Berat

Beban tambahan yang harus diusung mobil juga menjadi penentu tingkat keiritan konsumsi bahan bakar. Mulailah kerluarkan barang bawaan yang tidak diperlukan dari mobil. Walaupun kecil, tapi jika jumlahnya banyak atau bobotya berat akan menjadi beban bagi mesin. Belum lagi jika harus mengangkut penumpang.

7. Gaya Mengemudi Agresif

Gaya mengemudi adalah salah satu faktor utama penentu irit atau tidaknya konsumsi BBM. Jika sering menekan pedal gas dalam-dalam dan suka berakselerasi secara spontan, jangan harapkan mobil jadi irit BBM. Bijaksanalah dalam menekan pedal gas, dan pastikan perpindahan transmisi yang tepat.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like