Jebul Nggak Boleh Sembarangan Ganti Kaca Spion, Ini Penjelasannya

JogjaUpdate.com (23/02/2019), Buat yang gemar modifikasi motor, kaca spion pasti jadi sasaran pertama. Yang orisinal bawaan pabrikan, ganti dengan produk aftermarket yang lebih keren.

Apalagi spion bawaan pabrik dirasa terlalu lebar untuk yang berkendara di tengah kemacetan lalu lintas. Karena itu diganti produk aftermarket yang lebih kompak.

Baca Juga : Top Speed Bombom Car Ini Tembus 160 Km/Jam

Namun ternyata, penggantian kaca spion di sepeda motor tidak boleh sembarangan. Tidak bisa yang asal kaca saja, harus memperhatikan beberapa hal.

Selain itu, Suzuki Indonesia melalui situs resminya tidak merekomendasikan penggantian spion sepeda motor. Spion orisinal pabrikan adalah yang paling tepat.

Kenapa tidak direkomendasikan? Karena mengganti spion standar dengan spion variasi berisiko mengurangi atau menghilangkan sama sekali fungsi kaca spion itu sendiri.

Suzuki GSX-R150
Suzuki GSX-R150

Kamu harus tahu bahwa spion bawaan pabrikan sudah dirancang sesuai dengan spesifikasi motornya.

Posisi riding tiap motor tidak sama. Ada yang duduk tegak, ada juga yang dengan posisi badan sedikit menunduk. Lebar setang tiap motor juga tidak sama.

Karena itulah derajat kemiringan spion sudah dirancang supaya tidak sulit dilihat oleh pengendaranya.

Baca Juga : Mending Tertib, Ini Bahaya Bawa Motor Lawan Arus

Contohnya, kalau spion motor memiliki lebar 15 cm kemudian diganti dengan spion yang lebarnya hanya 10 cm, maka bisa dipastikan kondisi jalan di posisi belakang pengendara akan sulit atau bahkan tidak terlihat sama sekali.

Cuma tangan pengendara saja yang mungkin tertangkap oleh pantulan kaca spion.

Di sisi lain, spion motor bawaan pabrik bisa sangat berguna ketika dipakai untuk selap-selip di kemacetan lalu lintas. Kenapa? Karena desain spion standar pabrikan mayoritas lebih lebar dari setang motor.

Jadi kalau ingin berkendara di tengah dua mobil yang merayap, pengendara bisa lebih pasti memperkirakan bisa atau tidaknya setang melalui spion tersebut.

Kaca spion sudah menjadi salah satu unsur keamanan yang penting. Karena naik motor itu sudah pasti punya risiko jauh lebih besar jika dibandingkan dengan mengendarai mobil.

Supaya aman di jalan salah satu caranya adalah dengan tetap rajin memantau kondisi lalu lintas di belakang lewat dua spion di yang ada di setang.

Baca Juga : Untuk Pemula, Ini Tips Mengendarai Motor Kopling

Kalau penggantian kaca spion motor saja banyak hal yang harus diperhatikan, berkendara tanpa spion jelas tidak diperbolehkan dong.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like