Benarkah Mengunyah Makanan Pelan Cegah Kegemukan?

JogjaUpdate.com (6/7/17), Banyak yang menyarankan untuk mengunyah makanan pelan untuk mencegah kegemukan. Benarkah demikian? Adakah hubungannya antara pelan-pelan mengunyah makanan dengan ukuran lingkar pinggang?

Biasanya memang orang dilarang mengunyah makanan cepat-cepat untuk menghindari tersedak. Juga agar ketika makan tidak berisik, karena sebagian orang menganggab makan berisik itu tidak sopan. Namun menurut para ahli memang ada hubungannya mengunyah makanan pelan dengan berat badan.

Seperti yang dirilis Kompas.com, menurut ajaran Ayurveda ada sebuah sekolah kesehatan yang ditemukan di India sekitar 7000 tahun. Yang mengajarkan kalau makan secara perlahan dianggap penting bagi kesehatan pencernaan dan membantu organ pencernaan memilah komponen yang tidak diperlukan tubuh.

Ada pula saran agar mengunyah makanan ssampai 30 kali sebulum menelannya. Disebutkan pula dengan mengunyah pelan bisa membantu tubuh untuk lebih mudah mendapatkan nutrisi yang baik. Sekaligus memisahkan mana yang tidak diperlukan tubuh.

Namun menurut penelitian modern, dari segi nutrisi sebenarnya tidak bedanya antara mengunyah pelan-pelan dan buru-buru. Karena sistem pencernaan manusia dianggap sangat cerdas untuk memecah makanan dan menyerap nutrisi.

Walaupun demikian, makan secara perlahan tetap ada hubungannya dengan mencegah kegemukan. Karena makan perlahan terbukti dapat mengontrol nafsu makan agar tidak berlebihan. Yang pada akhirnya berat pun tidak mudah gampang melonjak.

Dan menurut sebuah penelitian terbaru mengungkap kalau mengunyah perlahan dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar dalam tubuh selama proses pencernaan. Angkanya sekitar 10 ekstra kalori untuk setiap 300 kalori yang diserap. Dalam sebulan setidaknya dapat membakar kalori sampai 2000.

Kemudian menurut sebuah studi yang dimuat American Journal of Clinical Nutrition, orang yang mengalami obesitas cenderung mengunyah lebih sedikit. Dan ketika mereka menambah durasi mengunyah, ternyata kadar hormon yang terkait rasa kenyang dan kepuasan meningkat.

Dengan mengunyah makanan secara perlahan ternyata memang bisa mengendalikan nafsu makan agar tidak berlebihan. Dan ternyatan dengan mengunyah makanan dengan pelan juga meningkatkan aliran darah ke lambung dan usus.

Walaupun memang terbukti secara ilmiah, cara makan cepat atau pelan-pelan bukan faktor utama dalam kenaikan berat bada. Selain cara makan, memang pemilihan jenis makanan dan porsi makanan juga tidak kalah penting. Tapi tidak ada salahnya menikmati makanan secara perlahan.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like