Apa Itu Mata Silinder (astigmatism)? Ini Penjelasannya

JogjaUpdate.com (24/11/17), Apa itu mata silinder? atau dalam istilah medisnya disebut astigmatism adalah kondisi mata yang mengalami penglihatan kabur dan berbayang karena bentuk kornea atau lensa mata tidak cembung sempurna.

Tanda-tanda dan gelaja umum yang dirasakan penderita mata silinder adalah penglihatan kabur atau berbayang. Penderita akan lebih sering memicingkan mata ketika melihat jauh maupun dekat. Selain itu juga mengeluh untuk sulit membaca tulisan berukuran kecil.

Jika kondisi mata ini tidak segera diatasi, akan muncul permasalahan lain seperti sakit kepala, mata tegang, dan lelah setelah membaca atau memakai komputer. Sedangkan pada gangguna astigmatism ringan, gangguna penglihatan mungkin tidak terasa signifikan.

Penyebab

Sistem optik mata yang terdiri dari kornea dan lensa adalah beberapa bagian penting untuk bisa melihat dengan baik. Kedua bagian ini bekerjasama untuk membuat cahaya masuk terfokus membentuk gambar yang sempurna di retina.

Pada penderita mata silinder, kornea mengalami ketidaksempurnaan bentuk. Kornea seharusnya memiliki bentuk cembung sempurna menyerupai lengkungan bola. Pada mata silinder, cembungan bola mata berbentuk menyerupai bola rugbi.

Selain kecacatan bawaan lahir, ada pula beberapa penyebab kenapa seseorang bisa mengalami mata silinder. Menurut yang dimuat Alodokter.com, berikut ini bebera penyebabnya:

  • Infeksi yang mengakibatkan jaringan parut pada kornea.
  • Melakukan operasi mata yang menyebabkan adanya perubahan kornea.
  • Terjadi pembengkakan, penipisan, atau perubahan pada kornea.
  • Kondisi yang memengaruhi kelopak mata sehingga membuat kornea terganggu.

Cara mengatasi dan pengobatan

Lalu apakah masalah mata silinder ini bisa diobati? Ternyata bisa kok. Berikut ini beberapa caranya:

1. Kacamata

Dengan kacamata yang menggunakan lensa desain khusus, dapat mengkoreksi penglihatan kabur atau berbayang karena mata silinder.

2. Lensa kontak

Sama seperti kacamata, lensa kontak juga bisa didesain untuk mengkoreksi penglihatan kabur atau berbayang karena mata silinder. Namun agar tidak salah pilih, lebih baik berkonsultasi dengan dokter mata terlebih dahulu.

3. Operasi 

Operasi adalah salah satu cara pengobatan astigmatism, yaitu dengan penggunaan laser untuk mengubah bentuk kornea. Ada dua operasi yang sering digunakan yaitu operasi LASIK dan LASEK. Namun pastinya dengan biaya yang tidaklah sedikit.

4. Photorefractive keratectomy (PRK)

Prosedur PRK ini sudah lama ditinggalkan setelah adanya operasi LASIK dan LASEK.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like