9 Tempat Sarapan Pagi Di Jogja Yang Tidak Boleh Dilewatkan

JogjaUpdate (26/01/17), Bingung mau sarapan pagi apa? Padahal Jogja terkenal dengan bermacam kuliner, masak bingung mau sarapan apa. Berikut ini ada beberapa rekomendasi tempat sarapan pagi di Jogja yang tidak boleh dilewatkan.

Gudeg Yu Djum

Gudeg yang satu ini tidak perlu perkenalkan lagi, sudah ternama seantero nusantara. Nama Yu Djum sudah melekat pada Gudek khas Yogyakarta. Pusat dan berbagai cabang Gudeng Yu Djum ini sudah buka sejak pukul 05.00 pagi. Sangat cocok buat kamu yang mencari sarapan di pagi buta. Selain menyajikan menu utama Gudeg, juga ada bermacam menu pendamping lainnya.

 

Gudeg Mbah Lindu

Selain Yu Djum, Gudeg Mbah Lindu juga legenda kuliner di Jogja. Dikenal sebagai penjual Gudeg Tertua, yang konon ceritanya sudah memulai menjual Gudeg sebelum zaman pendudukan Jepang. Hingga kini Mbah Lindu masih aktif menjajakan jualannya di Jalan Sosrowijayan tiap pagi. Kios sederhana Gudeg Mbah Lindu ini buka dari pukul 05.00 pagi dan selalu ramai dipadati para pelanggannya.

 

Brongkos Warung Ijo Bu Padmo

Untuk yang satu ini memang agak jauh dari pusat Kota Jogja, karena letaknya ada di Tempel, Sleman. Lebih tepatnya Brongkos warung Ijo Bu Padmo ini ada di bawah jembatan Kali Krasak. Bagi pencinta sayur brongkos, perjalanan jauh kamu bakal terbayar penuh. Warung yang telah berumur lebih dari 60 tahun ini merupakan salah satu legenda kuliner di Jogja.

Kuliner #eksploreindonesia #jogja #kulinerindonesia

A post shared by Mochamad Latif Faidah (@mhlatif) on

 

Bubur Ayam Syarifah

Menu bubur telah menjadi menu sarapan alternatif dari nasi, dan yang paling populer adalah bubur ayam. Salah satu bubur ayam yang ternama di Jogja adalah Bubur Ayam Syarifah. Bubur ayam yang berlokasi di Sagan atau tepatnya Jl. Profesor DR. Ir. Yohanes ini mulai buka dari pukul 06.00 pagi.

Dengan style bubur ayam Jakarta, Bubur Ayam Syarifah ini memiliki rasa yang cenderung gurih dan asin. Bubur ayam ini memiliki topping yang cukup banyak, mulai dari suwiran daging ayam, kerupuk dan potongan cahkwe. Pokoknya Bubur Ayam Syarifah ini pasti memuaskan lidah kamu.

 

Soto Ayam Kampung Pak Dalbe

Soto selalu jadi primadona untuk sarapan pagi di Jogja, mau soto ayam apa sapi selalu laris. Di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Terban ada Soto Ayam Kampung Pak Dalbe yang layak untuk kamu coba. Soto Ayam Kampung Pak Dalbe ini mulai buka dari pukul 06.00 pagi. Warung ini menyajikan soto ayam kampung dengan kuah gurih yang nikmat. Tiap pagi warung soto ini selalu penuh sesak para pelanggannya, bahkan banyak yang rela duduk berjajar di trotoar jalan.

Soto dulu…

A post shared by Didit Luvo (@diditluvo) on

 

Saoto Bathok Mbah Katro

Kalau mau sarapan pagi soto yang tidak biasa, kamu bisa ke Saoto Bathok Mbah Katro. Seperti namanya, keunikan sarapan ini adalah penyajiannya yang menggunakan mangkok bathok kelapa. Kalau penasaran langsung saja meluncur ke Saoto Bathok Mbah Karto. Letaknya di Jalan Sambisari, tidak jauh dari Candi Sambisari.

Bukan hanya keunikan penyajiannya, namun Saoto Bathok Mbah Karto juga siap menggoyang lidah kamu. Racikan kecambah, seledri, dan potongan daging sapi merupakan paduan cantik ditambah dengan kuah berbumbu gurih dan manis. Saoto Bathok Mbah Karto ini buka dari pukul 06.00 pagi.

 

Jenang Bu Gesti

Selain bubur dan nasi, jenang juga bisa dinikmati sebagai sarapan pagi di Jogja. Salah satu penjaja jenang legendaris di Jogja adalah Bu Gesti. Jenang Bu Gesti ini berada di dalam pasar Lempuyangan, dan telah berjualan sejah tahun 60-an. Kamu bisa mendapatkan paduan jenang sumsum putih, sumsum manis dan jenang mutiara yang diguyur kuah santan. Perpaduan gurih manis Jenang Bu Gesti tidak akan terlupakan.

 

Nasi Kuning Babarsari

Nasi kuning juga identik untuk sarapan pagi di Jogja dan banyak tersebar diberbagai daerah. Untuk di Jogja, salah satu yang ternama adalah Nasi Kuning Babarsari yang berlokasi di Jalan Raya Babarsari buka tiap pagi. Seperti nasi kuning biasanya, pasti dilengkapi dengan Kering tempe, abon, dan kerupuk. Namun Nasi Kuning Babarsari ini memberikan lauk pendamping yang khas, yaitu ayam bakar spesial berbumbu merah.

Kalo dijogja wajib makan ini, menu sarapan waktu kuliah ? #nasikuningbututi

A post shared by Cahyaning Dewi (@dewigirindra24) on

 

Lontong Sayur Sumatera Uda Uni

Kawasan Stadion Mandala Krida selalu ramai tiap paginya oleh para penjaja kuliner. Salah satu yang ternama di sana adalah Lontong Sayur Sumatera Uda Uni. Warung Lontong Sayur ini berada di pojok barat daya Stadion yang buka dari pukul 06.00 pagi. Mengandalkan menu cita rasa Sumatera, Lontong Sayur di sini rasanya lebih gurih-pedas. Selain itu juga ada Lontong Pecel dan Soto Padang yang layak untuk dicoba.

 

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like