Kenapa Menutup Kap Mesin Mobil Harus Dibanting? Ini Jawabannya

JogjaUpdate.com (28/03/18), Untuk yang sering mengemudikan atau punya mobil, pastinya pernah membuka kap mesin. Saat menutup kap mesin, pasti melakukannya dengan membanting. Kenapa kap mesin mobil harus dibanting saat menutupnya?

Baca: Tips Mencegah Bau Tidak Sedap Pada Mobil

Mau mobil baru atau lama, kebanyakan menutup kap mesin dengan cara dibanting. Padahal penguncinya masih bekerja baik, apa tidak takut rusak? Ternyata ada alasannya lho kenapa harus dengan cara membanting kap mesin.

Menurut yang dimuat OtoDriver.com (24/03/18), pihak Daihatsu Indonesia memberikan alasan kenapa menutup kap mesin mobil dengan cara membanting. Cara ini ternyata didesain secara sengaja, agar tidak perlu menekan kap mesin agar terkunci.

“Iya, memang sengaja seperti itu cara menutupnya. Agar tangan tidak menekan ujung kap mesin supaya terkunci. Bayangkan kalau ditekan terus-terusan, catnya bisa lecet bahkan kap mesin bisa bengkok,” ujar Bambang Supriyadi, Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor.

Baca: 5 Kesalahan Yang Terjadi Saat Mencuci Mobil

Menurut Bambang, cara yang terbai adalah cuku mengangkat kap mesin setinggi 30 cm dari pengungcinya. Dengan menjatuhkan kap mesin dari ketinggian 30 cm ini sudah cukup membuatnya terkunci. Dengan cara ini tidak perlu membantingnya keras-keras.

Selain itu, sebaiknya juga selalu menjaga kondisi mekanisme pengunci kap mesin. Hal ini untuk memastikan kap mesin mobil tetap mudah untuk dibuka dan ditutup. Caranya cukup oleskan grease atau gemuk secukupnya pada mekanisme pengunci kap mesin.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like