5 Kesalahan Yang Terjadi Saat Mencuci Mobil

JogjaUpdate.com (17/10/17), Bagi pemilik mobil pasti dong menginginkan mobilnya selalu tampil keren dan bersih. Karena itulah, jangan malas untuk mencuci mobil agar tetap kinclong. Mau diserahkan pada jasa pencucian atau dilakukan sendiri, mencuci mobil dilakukan secara berkala.

Kalau dilakukan sendiri, mencuci mobil bukan sekedar untuk menghemat uang saja. Mencuci mobil kesayangan juga jadi kegiatan mengasyikan sekaligus olah raga. Namun jangan sampai berbuat kesalah, nanti bisa-bisa bukan berhemat lagi tapi malah mengeluarkan biaya lebih untuk perbaikan.

Menurut yang dimuat Otodriver.com (23/6/16), jangan lakukan beberapa kesalahan berikut ini:

1. Cuci di tempat panas

Cuci mobil di tempat panas akan membuat air yang sudah disemprotkan ke permukaan mobil jadi cepat kering. Air yang cepat mengering ini bisa meninggalkan bercak bekas air dan dapat merusak tampilan mobil. Niatnya nyuci mau membersihkan mobil, tapi malah nambah kotor mobil dengan bercak bekas air mengering.

2. Lupa menutup jendela

Jangan sampai lupa untuk menutup seluruh jendela mobil dengan rapat sebelum mulai mencucinya. Karena kalau lupa, semprotan air pada bodi mobil akan masuk ke dalam kabin. Kalau sampai ini terjadi, pekerjaan kamu bertambah untuk mengeringkan kabin tersebut. Terkesan sepele, namun tidak jarang orang lupa.

3. Memakai lap setelah jatuh

Apapun jenis permukaan bawah tempat kamu mencuci, jika lap jatuh, jangan langsung digunakan. Karena risiko kotoran yang menempel pada lap tersebut tetaplah ada. Jika kamu langsung mengunakannya untuk menyeka permukaan bodi, bisa menimbulkan baret-baret halus. Biasakan untuk mencuci bersih lap setiap terjatuh.

4. Sabun colek untuk bodi

Beberapa bagian mobil memang bisa dibersihkan menggunakan sabun colek, seperti mesin, kaki-kaki, dan kolong. Namun tolong jangan gunakan sabun colek untuk mencuci bodi mobil. Karena sabun colek memiliki sifat abrasi yang kuat dapat membuat cat pudar bahkan luntur. Gunakan sampo khusus mobil untuk mencuci bodi.

5. Menyemprot mesin dengan air bertekanan

Area mesin sebaiknya tidak disemprot air dari atas, apalagi dengan tekanan. Banyak komponen sensitif di bagian atas mesin seperti kelistrikan dan air intake. Jika mesin kotor dan harus dicuci, terlebih dahulu lindungi bagian yang sensitif tersebut. Baru gunakan aliran air secukupnya, kemudian diseka menggunakan lap.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like