Biar Nggak Mudah Mogok, Ini 3 Tips Merawat Motor Injeksi

JogjaUpdate.com (11/12/2018), Saat ini kebanyakan sepeda motor baru telah meninggalkan karburator dan menggantinya dengan injeksi. Merawat motor injeksi pastinya beda dengan karburator.

Walau sudah dilengkapi teknologi canggih, motor dengan sistem injeksi tetap butuh perawatan. Secanggih apapun motor, kalau tidak dirawat juga bakal rusak.

Baca Juga: Perbedaan Karakter Pelek Racing dan Jari-jari Untuk Sepeda Motor

Karena itulah motor harus tetap dirawat, agar selalu fit ketika dibutuhkan. Juga menghindari biaya yang lebih besar, misalnya sampai ganti part karena kerusakan.

Lalu bagaimana cara merawat motor injeksi yang benar? yuk, simak berikut ini tips merawat motor dengan sistem injeksi menurut Suzuki Indonesia.

Gunakan Bahan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Menggunakan bahan bakar beroktan 90 keatas merupakan cara merawat motor injeksi yang paling mudah. Karena menggunakan bakan bakar beroktan tinggi bisa menyempurnakan pembakaran dalam mesin motor.

Baca Juga: Ingin Hemat Bensin? Ikuti Tips Naik Motor Ini

Selain itu, untuk motor-motor dengan teknologi Injeksi memang dianjurkan untuk bahan bakar yang beroktan 90 ke atas, karena jika menggunakan bahan bakar berkualitas rendah dan akan meninggalkan kerak pada sistem injeksi yang bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin.

Perhatikan Kondisi AKI

Cara merawat motor injeksi selanjutnya yaitu perhatikan kondisi AKI, karena motor dengan teknologi injeksi sangat bergantung pada kondisi Aki sebagai penghidup mesin pada sistem pembakarannya.

Bagi pemilik motor dengan teknologi Injeksi harus sering-sering periksa kondisi Aki agar selalu tetap terjaga.

Baca Juga: Jangan Sembarangan Membunyikan Klakson Motor, Ada Etikanya

Jadi dalam perawatan motor, injeksi Aki sangat penting, karena aki merupakan sumber Listrik untuk sistem penghidupan Pembakaran.

Ganti Oli Secara Teratur

Cara merawat motor Injeksi juga harus sering diganti setiap 2 bulan sekali atau ketika motor telah menempuh jarak 1.000 km.

Juga jangan sampai mesin motor yang Anda miliki kering karena kekurangan pelumas sehingga kinerja mesin bisa terganggu.

Selain itu, jika mesin motor sering kekurangan pelumas bisa-bisa mesin motor Anda akan cepat rusak karena sering tekor atau kekurangan pelumas. Intinya, gantilah oli sebulan atau dua bulan sekali.

Baca Juga: Merasa Motor Matic Boros? Mungkin Ini Penyebabnya

Itulah tips merawat motor injeksi yang harus kamu mengerti. Intinya, rawatlah kendaraanmu agar tidak menyusahkan.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like