Kawasan Mangunan Akan Menjadi Wanawisata Budaya Mataram Bertaraf Internasional

JogjaUpdate.com (4/4/17), Orang lebih mengenal Desa Mangunan ini dengan sebutan Kebun Buah Mangunan. Desa Mangunan sebagai area wisata bakal dikembangkan lebih lagi oleh Dinas Pariwisata DIY. Dimana kawasan Mangunan akan dijadikan sebabagai Wanawisata Budaya Mataram yang bertaraf internasional pada tahun 2017 ini.

Rencana pengembangan Wanawisata Budaya Mataram di Mangunan ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata DIY, Aria Nugrahadi. Ia menjelaskan dalam pengembangan tersebut Dinas Pariwisata DIY bekerjasama dengan berbagai pihak. Mulai dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Koperasi, dan sebagainya.

Menurut yang dirilis Jogja.Tribunnews.com, nantinya bakal ada tuju titik yang dikembangkan sebagai wisata internasional. “Di Mangunan ada tujuh titik yang dikembangkan menjadi wisata internasional. Mulai dari Pengger, Becici, Lintang Sewu, Pinus Sari, Seribu Batu, Panguk, dan Mojo. Pengembangannya dengan tema yang berbeda-beda,” kata Aria Nugrahadi.

Aria Nugrahadi menambahkan kalau nantinya wisatawan dapat mengunjungi Desa Mangunan kapan pun, mulai dari pagi hingga malam hari. Di pagi hari, wisatawan dapat mendatangi Mojo, Panguk, dan Kebun Buah. Sedangakan untuk siang hari bisa mendatangi Hutan Pinus dan Seribu Watu. Lalu sore hari bisa berkunjung ke Pengger, Becici Asri, kemudian pada malamnya bisa di Lintang Sewu.

Selama ini memang kawasan Mangunan ini dikenal dengan wisata alamnya. Mulai dari Kebun Buah Mangunan yang menyajikan keindahan hamparan lembah sungai dan kelokan-kelokan sungai dari atas. Kemudian ada hutan pinus yang menyajikan keasrian alam yang menyejukan.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like