Makna Dibalik Motif Batik (Part 2)

JogjaUpdate.com ~ Sebelumnya di part 1 kami telah membahas makna dibalik motif batik yang populer dikenal banyak orang. Dan sebaiknya kamu membaca dahuli bagian pertama, sebelum membaca bagian 2 ini. Dan kini kita lanjutkan manka dari beberapa makna dibalik motif-motif batik bagian ke-2.

7. Batik Motif Semen

Batik dengan motif semen ini sebagai penggambaran dari kehidupan yang bersemi. Dimana menggambarkan kemakmuran dan perkembangan yang baik. Pada motif ini memeiliki beberapa ornamen pokok yang menghiasinya. Yang pertama adalah ornamen daratan, seperti tumbuhan atau hewan berkaki empat.

Ornamen kedua adalah udara, seperti burung garuda dan awan mega mendung. Yang ketiga adalah ornamen laut atau air, seperti ikan dan ular atau kodok. Ketiga jenis ornamen ini terkait dengan pemahaman Triloka atau Tribawono, yaitu ajaran tentang tida dunia. Yaitu dunia langit tempat dewa yang suci, dunia tengah tempat manusia, dan dunia bawah tempat angkara murka.

Selain itu, ada pula Batik Yogyakarta yang memili motif Semen Rama, yang sering dikaitkan dengan kisah Ramayana. Kisah ini sarat dengan ajaran Hindu yaitu Hastha Brata atau ajaran keutamaan melalui delapan jalan. Yaitu wejangan dari Romowijoyo kepada Wibisono ketika dinobatkan sebagai raja Alengka Diraja. Dengan kata lain, Batik Semen Rama mengisahkan sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin.

Batik Semen Sido Mukti
Batik Semen Sido Mukti

 

8. Batik Motif Gurda (Garuda)

Batik dengan motif Gurda atau Garuda pada umumnya menjadi paduan untuk motif lainnya. Motif ini dikenal dengan bentuknya yang sederhana dan tidak banyak variasinya. Nama Gurda ini berasal dari kata Garuda, yang memang gambarnya terdiri dari dua buah sayap yang membentang diantara bada dan ekor.

Menurut orang Jawa, burung Garuda ini dianggap sebagai binatang suci dan banyak terdapat dalam cerita pewayangan. Seperti cerita kenaikan Batara Wisnu ke Nirwana yang mengendarai burung Garuda. Burung Garuda ini dianggap sakti mesti tidak berguru kepada siapapun. Ada pula kisah yang menyebutkan kalau Garuda ini adalah kendaraan Sang Hyan Wisnu dalam peperangan.

Burung Garuda juga dianggap sebagai lambang kejantanan dan sumber penghidupan utama. Dengan menggunakan motif Gurda ini sebagi simbol kejantanan, sekaligus agar dapat menerangi kehidupan umat manusia di dunia ini. Karena itulah motif ini diwujudkan dalam bentuk kain Batik.

Batik Motif Gurda
Batik Motif Gurda

 

9. Batik Motif Lereng

Ciri khas batik dengan motif ini adalah pola baris diagonal yang berada di antara motif parang. Ada pula yang pola diagonal dalam wujud deretan garis-garis sempit yang memenuhinya. Dahulu kala, batik batik motif Lereng ini juga hanya digunakan oleh kalangan keluarga kerajaan saja.

Salah satu varian dari motif Lereng ini adalah Udan Liris (hujan gerimis). Dimana motif Udan Liris ini melambangkan kesuburan, harapan kemakmuran, tekad, keberanian untuk melaksanana tugas penting. Sehingga orang yang mengenakan batik dengan motif ini diharapakan dapan menjalankan tugas dengan baik demi kepentingan rakyat.

Batik Motif Udan Liris
Batik Motif Udan Liris

 

10. Batik Motif Sido Asih

Sama seperti motif Sido Luhur, batik dengan motif ini diguanakan oleh pengantin perempuan dalam upacar adat pernikahan. Motif Sido Asih ini memiliki makna agar pasangan pengantik ini dapat berumah tangga penuh dengan kasih sayang.

Namun dalam motif ini juga menyimpan makan lain yang lebih mendalam. Dalam arti yang lebih luas, motif ini mempunyai harapan agar manusia selalu mengembangkan rasa saling mengasihi dan menyayangi sesama manusia dan makhluk hidup lainnya. (040417)

Batik motif Sido Asih
Batik motif Sido Asih

 

Part 1

Sumber:

kemejingnet.com
batik-tulis.com
senirupaterapanbatikindonesia.blogspot.co.id

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like