JogjaUpdate.com ~ Saat ini kebanyakan sepeda motor baru telah meninggalkan karburator dan menggantinya dengan injeksi. Merawat motor injeksi pastinya beda dengan karburator.
Walau sudah dilengkapi teknologi canggih, motor dengan sistem injeksi tetap butuh perawatan. Secanggih apapun motor, kalau tidak dirawat juga bakal rusak.
Karena itulah motor harus tetap dirawat, agar selalu fit ketika dibutuhkan. Juga menghindari biaya yang lebih besar, misalnya sampai ganti part karena kerusakan.
Lalu bagaimana cara merawat motor injeksi yang benar? yuk, simak berikut ini tips merawat motor dengan sistem injeksi menurut Suzuki Indonesia.
Baca juga:
– Merasa Motor Matic Boros? Mungkin Ini Penyebabnya
– Jangan Sembarangan Membunyikan Klakson Motor, Ada Etikanya
– Ingin Hemat Bensin? Ikuti Tips Naik Motor Ini
– Perbedaan Karakter Pelek Racing dan Jari-jari Untuk Sepeda Motor
Detik-detik dua siswa boncengan motor terjatuh@Heraloebss pic.twitter.com/TZDopz4GQ1
— jogjaupdate.com (@JogjaUpdate) December 18, 2024
Gunakan Bahan Bahan Bakar Beroktan Tinggi
Menggunakan bahan bakar beroktan 90 keatas merupakan cara merawat motor injeksi yang paling mudah. Karena menggunakan bakan bakar beroktan tinggi bisa menyempurnakan pembakaran dalam mesin motor.
Selain itu, untuk motor-motor dengan teknologi Injeksi memang dianjurkan untuk bahan bakar yang beroktan 90 ke atas, karena jika menggunakan bahan bakar berkualitas rendah dan akan meninggalkan kerak pada sistem injeksi yang bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin.
Perhatikan Kondisi Aki
Cara merawat motor injeksi selanjutnya yaitu perhatikan kondisi AKI, karena motor dengan teknologi injeksi sangat bergantung pada kondisi Aki sebagai penghidup mesin pada sistem pembakarannya.
Bagi pemilik motor dengan teknologi Injeksi harus sering-sering periksa kondisi Aki agar selalu tetap terjaga.
Jadi dalam perawatan motor, injeksi Aki sangat penting, karena aki merupakan sumber Listrik untuk sistem penghidupan Pembakaran.
Sekiranya mau modifikasi motor bia keliatan keren, dipertimbangkkan dulu supaya tidak mengganggu pengendara lain ya lik
x/@area_jogja pic.twitter.com/bh4N8My8VA— jogjaupdate.com (@JogjaUpdate) July 30, 2024
Ganti Oli Secara Teratur
Cara merawat motor Injeksi juga harus sering diganti setiap 2 bulan sekali atau ketika motor telah menempuh jarak 1.000 km.
Juga jangan sampai mesin motor yang Anda miliki kering karena kekurangan pelumas sehingga kinerja mesin bisa terganggu.
Selain itu, jika mesin motor sering kekurangan pelumas bisa-bisa mesin motor Anda akan cepat rusak karena sering tekor atau kekurangan pelumas. Intinya, gantilah oli sebulan atau dua bulan sekali.
Baca juga:
– Jangan Salah Beli, Oli Mesin Motor Bebek, Motor Sport dan Motor Matic Itu Beda
– Mengendarai Sepeda Motor Sambil Mendengarkan Musik Itu Berbahaya Lho
– Begini Cara Parkir Paralel Mobil dengan Benar
– Pilih Jas Hujan Yang Tepat Untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
persyaratan teknis utk sepeda motor dalam mengangkut barang, sesuai PP 74/2014 pasal 10 ayat 4
x/@kemenhub151 pic.twitter.com/oYp4SzJXcu— jogjaupdate.com (@JogjaUpdate) May 8, 2025
Itulah tips merawat motor injeksi yang harus kamu mengerti. Intinya, rawatlah kendaraanmu agar tidak menyusahkan. (111218/23)




