7 Kuliner Jogja Paling Diburu (Part 2)

JogjaUpdate.com (30/3/17), Sebelumnya kami telah membuat daftar 7 kuliner di Jogja yang paling banyak diburu untuk part 1. Dan karena banyaknya kuliner yang menarik dan masih banyak diburu, kami bikin daftar part 2. Berikut ini adalah 7 Kuliner Jogja paling diburu part 2:

1. Cilok Gajahan

Cilok memang bukan makanan khas Jogja, melainkan berasal dari Jawa Barat. Jajanan kenyal ini sangat populer di berbagai daerah, termasuk di Jogja ada cilok Gajahan. Kerena saking enaknya, antrian pembeli pun bisa panjang dan ramai. Bahkan sebelum penjual datang, para pembeli sudah mengantri duluan.

Dinamakan Cilok Gajahan karena berlokasikan di area Gajahan, Alun-Alun Selatan. Dulunya tempat ini adalah bekas kandang gajah milik keraton Yogyakarta. Kini kabarnya cilok ini telah membuka dua cabang, di Jalan Kaliurang KM 9 dan di Jalan Nusa Indah no 23 Condong catur. Selain itu juga berjualan di rumah mereka di Kadipaten Kulon KP 1, no. 270.

#cilokgajahan , beli cilok antri nya kaya antri sembako??

A post shared by hardinta (@hardinta_novtiyanto) on

 

2. Sate Klathak Pak Pong

Kalau di part 1 kami bahas sate Klathak Pak Bari, maka tidak adil rasanya kalo tidak memasukan sate yang satu ini. Memiliki resep yang serupa dengan Pak Bari, Sate Klathak Pak Pong ini juga terkenal kemana-mana. Baik Pak Bari maupun Pak Pong memiliki penggemarnya masing-masing.

Sate ini juga terkenal dengan kesederhanannya namun membuat lidah menari-nari. Lokasi Sate Klathak Pak Pong ini ada di Jl. Imogiri Timur KM. 10, Wonokromo, Pleret. Perjalanan jauh kamu ke Imogiri ini akan terbayarkan dengan menikmati lezatnya Sate Klathak Pak Pong ini.

sate klathak?? • • • • #throwback #sateklathakpakpong #vscofood

A post shared by Esther Septiane? (@estherseptiane) on

 

3. Warung Kopi Klotok Pakem

Ini adalah warung kopi yang lagi ngehits akhir-akhir ini tengah naik daun. Warung Kopi Klotok Pakem ini berlokasikan di Jalan Kaliurang Km. 16, Pakem Bingangun, Pakem, Sleman. Menawarkan suasana tenang ala pedesaan yang menggunakan bentuk bangunan Joglo. Nuansa etnik dan nostagia ala rumah desa dapat kamu rasakan di tempat ini.

Selain menyajikan Kopi Klotok dan kopi lainnya, juga ada teh tubruk dan beragam kudapan seperti pisang goreng dan jadah goreng. Yang unik adanya menu makan rumahan, seperti macam-macam sayur lodeh dan sayur asem. Selain itu kamu juga bisa leyeh-leyeh sambil menikmati keindahan Gunung Merapi.

 

4. Oseng-oseng Mercon Bu Narti

Nama oseng-oseng mercon telah tersebar ke berbagai pelosok nusantara sebagai menu kuliner pedas. Kamu bisa mudah menemukan berbagai macam oseng-oseng mercon di Jogja. Oseng Mercon ini terdiri atas daging sapi dan tetelan sapi yang dimasak dengan berkili-kilogram cabai rawit. Sehingga ketika dimakan serasa meledak-ledak dimulut seperti mercon atau petasan.

Ada beberapa warung oseng-oseng mercon ternama di Jogja, salah satunya adalah Oseng-oseng Mercon Bu Narti yang berlokasi di Jalan KH. Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Dan di sepanjang Jalan KH. Ahmad Dahlan ini juga banyak ditemukan warung oseng mercon lainnya. Namun yang dianggap sebagai pelopor oseng mercon adalah Bu Narti.

Oseng Mercon Bu Narti #osengmercon #osengmerconbunarti #kulinerjogja #whatvinaeatinjogja

A post shared by Vina Tania (@whatvinaeat) on

 

5. Bakmi Jawa Mbah Mo

Warung Bakmi Jawa Mbah Mo ini sangat populer di kalangan pencinta kuliner malam di Jogja. Pastinya menyajikan menu-meni mie khas Jawa atau sering disebut Bakmie Jawa. Diantaranya ada Bakmi Godog atau rebus, Bakmi Goreng, dan Bakmi Nyemek (Basah tapi tidak banyak kuahnya).

Lokasi Bakmi Jawa Mbah Mo ini ada di Jalan Parangtritis KM. 11, Code, Trirenggo. Sama seperti Bakmie Jawa pada umumnya, kamu dilatih kesabaran untuk mengantri dan menunggu makanan tersajikan. Namun bagi pecinta Bakmi Jawa, mengantri di sini akan terbayarkan dengan kenikmatan seporsi Bakmi.

 

6. Ayam Geprek Bu Rum

Menu Ayam Geprek memang banyak, tapi yang satu ini sangat terkenal di kalangan para Mahasiswa dan Mahasiswi di Jogja. Menu utama di warung ini adalah ayam crispy berbalut tepung kemudian digeprek di atas cobek sampai hancur dengan beberapa cabe, tomat, terasi, bawang, dan sedikit garam. Kamu bisa kok meminta jumlah cabe yang kamu mau.

Ayam Geprek Bu Rum ini berlokasi di Jl. Wulung Lor, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Kini Ayam Geprek Bu Rum telah membuka cabang di beberapa daerah. Biasanya Warung Ayam Geprek Bu Rum ini buka dari pukul 07.00 hingga 09.00 WIB. Dan pastinya selalu dipadati para Mahasiswa dan Mahasiswi.

 

7. Gudeg Pawon

Untuk Gudeg yang satu ini sudah terkenal kemana-mana menjadi fenomenal. Walau lokasinya mblusuk, namun banyak orang yang tetap berdatangan untuk menyantap Gudeg yang satu ini. Gudeg Pawon ini berada di Janturan, untuk kesana kamu bisa ke jalan Jl. Prof. DR. Soepomo setelah Kampus UTY Fakultas Bahasa dan Sastra lalu masuk Jalan Janturan.

Sama halnya dengan Gudeg Bromo, Gudeg Pawon ini juga menyajikan Gudeg Basah lengkap dengan sambal krecek yang pedas dan ayam kampung. Seperti namanya, warung ini melayani para pembelinya langsung dari Pawon atau Dapur. Dan tentu saja Gudeg yang buka dari pukul 22.30 ini selalu dipadati pembeli. Banyak yang rela mengantri panjang demi menikmati Gudeg fenomenal ini.

Part 1: 7 Kuliner Jogja Yang Paling diburu

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like