7 Kuliner Jogja Paling Diburu

JogjaUpdate.com (23/7/17), Pesona kuliner Jogja memang tidak ada habisnya, selalu saja menarik perhatian. Mulai dari warung-warung legendaris yang telah buka sejak lama hingga yang baru, selalu banyak yang mencarinya. Dan berikut ini kami kumpulkan 7 Kuliner Jogja paling diburu oleh wisatawan:

1. Gudeg Permata Bu Pujo

Sebagai kota Gudeg pasti banyak penjual gudeg di Jogja yang melegendaris. Dan salah satu yang legendaris dan paling banyak diburu adalah Gudeg Permata Bu Pujo. Hidangan gudeg basah di warung ini memiliki aroma yang khas dan mengundang hasrat. Cita rasa dari sambel kreceknya yang cukup pedas menambah kelezatan gudeg dengan nasi yang pulen.

Dinamakan demikian karena lokasinya di depan gedung bioskop Permata. Tepatnya di Jalan Gajah Mada, Purwokinanti, Pakualaman. Biasanya buka dari pukul 20.00 hingga 02.00 dini hari.

 

2. Sate Klathak Pak Bari

Banyak yang menyebut kalau Pak Bari adalah pelopor dan yang mempopulerkan Sate Klathak. Sementara itu Sate Klathak adalah sate khas Jejeran yang berupa sate kambing dengan bumbu garam dan bawang putih. Selain itu daging kambingnya ditusuk dengan besi dari jeruji motor. Resep yang sederhana, namun ternyata bisa membuat lidah kita riang gembira karena nikmatnya.

Warung Sate Klathak Pak Bari ini berlokasikan di Pasar Wonokromo, Jl. Imogiri Timur, Km. 10, Wonokromo, Pleret.

Well tenan cah.. 👍

A post shared by DTP (@donitatapradita5) on

 

3. Entok Slenget Kang Tanir

Kuliner olahan Entok atau Mentok masing jarang ada di Jogja, karena tidak sepopuler Ayam dan Bebek. Namun ada olahan Entok yang ternama, yaitu Entok Slenget Kang Tanir yang terkenal akan kepedasannya. Entok Slenget sendiri merupakan masakan berupa tongseng atau semur dengan daging entok yang diiris kecil-kecil ditambah irisan cabai.

Warung Entok Slenget Kang Tanir ini berlokasi di Jalan Turi Pakem, Donokerto, Kabupaten Sleman. Atau terletak di sebelah timur jembatan Sempor. Warung ini buka setiah hari dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Meski jauh dari pusat Kota Yoyakarta, warung sederhana ini selalu ramai dikunjungi pelanggannya.

 

4. Mie Ayam Tumini

Yang satu ini diklaim sebagai mie ayam terlaris di Jogja, dengan penjualan lebih dari 700 porsi setiap harinya. Kalau melihat keramaian warungnya sih bisa aja jadi, karena warung Mie Ayam Tumini hampir tidak pernah sepi pelanggan.Warung yang telah berumur lebih dari 20 tahun ini berlokasi di Jalan Imogiri Timur Nomor 187, Umbulharjo, atau sebelah utara Terminal Giwangan.

Untuk rasa, mie ayam ini njawani atau lebih kuat rasa manis seperti selera rata-rata masyarakat Jogja. Untuk mie-nya cukuplah tebal, dan kaldu yang digunakan terbilang pekat kental. Masih ditambah lagi potongan ayam yang melimpah diatasnya. Mie Ayam Tumini juga menyediakan beragam variasi diantarnya Mie Ayam jumbo, Mie Ayam Extra Ayam, Mie Ayam Extra Sawi, Mie Ayam Ceker.

 

5. Soto Sulung Stasiun Tugu

Soto Sulung khas Madura ini juga menjadi primadona di ranah per-sotoan Jogja. Warung Soto Sulung Stasiun Tugu ini telah buka sejak tahun 1968, dan telah berkembang dengan berbagai cabang di Jogja. Paduan jeroan sapi seperti babat dan bumbu yang kuat membuat kuliner soto yang satu ini digemari para pencinta soto di Jogja.

Keunikan lain soto ini adalah penyajian nasinya yang tidak langsung dipiring. Nasinya dibungkus kecil-kecil dengan daun pisang dan kertas koran. Jadi kita tidak akan malu nambah nasi banyak-banyak, tinggal ambil saja didepan.

Dulu soto ini berlokasi di kios area parkir selatan Stasiun Tugu, namun kini pindah ke Jalan Timoho atau di sebelah Selatan UIN Sunan Kalijaga. Lebih tepatnya kini beralamatkan Jalan Timoho, Demangan, Gondokusuman, Caturtunggal, Kec. Depok, Kota Yogyakarta.

 

6. Sop Merah Tungkak

Sup Ayam atau kalau di Jogja lebih sering disebut Sop Ayam, merupakan makan rumahan biasa yang berisikan daging ayam dan sayur mayur. Sama halnya dengan Sop Merah, cuma Sayur Sop Ayam biasa. Weitss tunggu dulu, warna merah pada kuah sop ini tidak wajar. Karena kuah sop yang merah berasal dari cabai dan ragam bumbu yang dihaluskan. Kamu juga bisa memilih level kepedesan di Sop Merah ini.

Berlokasikan di Jalan Kol. Sugiyono No.74, Brontokusuman, Mergangsan, Sop Merah ini selalu dipadati pelanggan. Banyak yang rela mengantri panjang untuk sekedar menikmati kelezatan Sop Merah ini. Warung ini biasanya buka dari pukul 16.00 sampai 21.00 WIB. namun kini kabarnya buka lebih awal.

 

7. Soto Ayam Kampung Pak Dalbe

soto yang satu ini laris manis untuk sarapan para karyawan di seputaran Jalan Jendral Sudirman. Warung ini menyajikan soto ayam kampung dengan kuah gurih yang nikmat. Tiap pagi warung soto ini selalu penuh sesak para pelanggannya, bahkan banyak yang rela duduk berjajar di trotoar jalan.

Lokasi warung soto ini ada di pinggir Jalan Jendral Sudirman, sebuah warung kecil nyempil di seberang jalan Bank CIMB Niaga. Biasanya warung Soto Ayam Kampung Pak Dalbe ini buka setiap pukul 06.00 hingga pukul 14.00 saja.

Soto Pak Dalbe! Jangan lupa sarapan pagi gaes 😁😁 . [ 📷@haryosetyadi ]

A post shared by DENDRON GAMAROSI | JOGJAKARTA (@ceritamakan) on

 

Part 2: 7 Kuliner Jogja Yang Paling diburu

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like