
Yogyakarta (01/09/15), Kawasan Titik Nol Kilometer selama beberapa bulan kedepan akan diberlakukan buka tutup arus kendaraan. Ini dilakukan karena akan dilakukan penataan kawasan Titik Nol Kilometer dan sekitarnya.
Aspal dan Zebra Cross nantinya akan diganti dengan batuan andesit dengan total luasan area mencapai 1.570 meter persegi, seperti dilansir dari harian TribunJogja.
Baca Juga : Kawasan Titik Nol Berlakukan Buka Tutup Jalan
Untuk memperkuat konstruksi batuan andesit, akan memperkuat dengan pondasi sedalam 35 centimeter dan kemudian dicor beton. Pekerjaan dilakukan hingga batas lampu lalu lintas di tiap simpang jalan di Titik Nol.
Adanya konsep pemasangan andesit ini sesuai dengan hasil karya pemenang sayembara penataan kawasan Malioboro 2014 lalu. Hal ini juga sudah disampaikan ke Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Nantinya, batudibuat dan dipasang dengan motif pola lingkaran.
Ditengah Titik Nol Kilometer nantinya akan dipasang pula Tetenger (penanda) yang menunjukan dimana sebenarnya Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Penataan kawasan Titik Nol Kilometer ini juga melibatkan beberapa pihak antara lain, DPUP-ESDM DIY, Dinas Kebudayaan, Pemkot Yogyakarta, dan Badan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (BP2WB) DIY.



