Ini yang Harus Dilakukan Jika Tersengat Ubur-ubur

JogjaUpdate.com ~ Sekitar bulan Juni hingga September, biasanya ubur-ubur Physalia physalis  bermunculan di sekitar pantai Gunungkidul. Hal ini harus diwaspadai, karena tidak sedikit wisatawan maupun warga sekitar tersengat ubur-ubur.

Makhluk berwarna biru transparan ini sering disebut Impes oleh warga sekitar pantai-pantai Gunungkidul. Di tempat lain sering disebut juga dengan nama Portuguese man o’ war atau Kapal Perang Portugis. Ubur-ubur ini juga di temukan di berbagai daerah.

Bentuknya yang unik dan warnanya yang kebiru-biruan ini memang mencolok dan menarik perhatian. Banyak yang tidak mengetahui kalau ubur-ubur ini berbahaya. Terutama anak kecil, maupun wisatawan yang berkunjung tertarik untuk memegangnya.

Baca juga:
Mau Mendaki Gunung Merapi? Ini Nomor Penting Yang Harus Disimpan
Tips Hemat Uang Saat Liburan ke Luar Negeri
Tips Tetap Segar Ketika Traveling Naik Pesawat
Istilah Khas Jogja Yang Sering Bikin Bingung Wisatawan

Namun jangan sembarangan memegang ubur-ubur ini, karena bisa menyengat lewat tentakelnya. Sengatan ubur-ubur ini bisa menyebabkan rasa sakit seperti terbakar. kemudian kulit yang tersengat akan memerah. Dan muncul seperti bekas gigitan nyamuk yang banyak. Jika tidak segera ditolong, korban bisa mengalami sesak napas.

Menurut Jogja Archive, berikut ini yang harus kamu lakukan jika tersengat ubur-ubur:

  1. Jangan panik, segera hubungi tim SAR untuk mendapatkan pertolongan,
  2. Basuh anggota tubuh yang tersengat dengan air hingga bersih,
  3. Bersihkan bekas tentakel degan alkohol hingga bersih,
  4. Basuh sekali lagi bagian yang tersengat menggunakan air panas,
  5. Jika kondisi tidak membaik, langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Lebih jelas lagi, berikut ini video mengenai pertolongan dari sengatan ubur-ubur:

 

Baca juga:
Tempat Wisata Baru Di Jogja Yang Mungkin Belum Kamu Kunjungi (Part 3)
Gunung Merapi dan Keunikan Yang Tidak Ada Duanya
Tahukah Kamu, Ada Lima Plengkung Kraton Jogja
#MampirMakam, 4 Wisata Makam Jogja

(280518/25).

kampungbet
Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like