Ini 5 Sistem Tawuran Ala Geng SMA di Jogja

JogjaUpdate.com (22/12/17), Setelah sebelumnya kita bahas daftar nama-nama geng pelajar di Jogja, diketahui tidak sedikit geng sekolah ini yang terlibat dalam rivalitas. Perebutan popularitas maupun daerah kekuasaan, tidak menutup kemungkinan terjadinya bentrok fisik atau tawuran ala geng SMA di Jogja.

Baca: Ini Daftar Nama Geng SMA Yang Pernah Populer Di Jogja

Dan ternyata tawuran ala geng SMA di Jogja ini memiliki beberapa sistem atau cara yang berlaku. Berikut adalah sistem tawurannya :

1. Klitih

Sebenarnya kata Klitih ini awalnya bukan diartikan sebagai aksi tindak kriminal. Karena sebelumnya kata Klitih ini berarti jalan-jalan keluar baik sendirian maupun beramai-ramai di malam hari, bisa sekadar nongkrong atau cari makan. Ada pula yang mengartikan nongkrong-nongkrong di luar waktu malam.

Namun sejak ramai digunakan para pelajar yang kemudian bertindak kriminal, arti kata Klitih pun bergeser. Sekarang kata Klitih dikenal sebagai sebuah aksi tindak kriminal penyerangan sekelompok orang. Atau aksi konvoi sekelompok remaja dengan kendaraan sepeda motor keliling-keling kota.

Untuk geng SMA di Jogja melalukan Klitih dengan cara beramai-ramai mengendarai sepeda motor berbaris 2-2 (2 sepeda motor ke belakang). Mereka berkeliling ke daerah yang dianggap wilayahnya atau ke wilayah yang dianggap musuh dengan tujuan ingin menciptakan tawuran.

Baca: 4 Kegiatan Remaja Yang Lebih Bermanfaat Daripada Klitih

2. Gembyeng

Gembyeng adalah situasi dimana sebuah tawuran telah terjadi. Seluruh anggota geng sekolah satu sama lain turun dari sepeda motor lalu saling menyabetkan beragam senjata yang telah disiapkan. Kadang juga dengan melemparkan batu kearah lawan.

3. Ngetime

Ngetime bukan cuma dilakukan oleh angkutan umum, tawuran geng pun melakukan hal yang sama. Biasanya dibagi menjadi dua kelompok, yang satu memancing musuh agar mengejar. Kelompok pemancing ini akan membawa musuhnya ke tempat kelompok kedua yang telah menunggu.

4. Tempuk Motor

Sepeda motor adalah kendaraan yang paling populer digunakan pelajar SMA, termasuk anak geng. Tempuk motor ini adalah proses tawuran dimana masing-masing kelompok masih berada diatas sepeda motor masing-masing.

5. Janjian

Sistem tawuran ini dengan cara janjian terlebih dahulu. Geng sudah janjian untuk bertemu di suatu tempat dan waktu yang telah ditentukan. Disebutkan istem ini sudah jarang digunakan, karena dianggap sistem tawuran yang konyol.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like