4 Kegiatan Remaja Yang Lebih Bermanfaat Daripada Klitih

JogjaUpdate.com (16/3/17), Seperti yang dilaporkan kemarin, tengah ramai aksi kriminal yang disebut Klitih. Ternyata para pelaku aksi Klitih ini adalah para remaja yang masih duduk di bangku sekolahan, bahkan tidak sedikit yang masih SMP. Apakah tidak ada kegiatan remaja yang lebih bermanfaat daripada Klitih?

Sebenarnya masih banyak kegiatan-kegiatan bagi remaja yang lebih bermanfaat dari Klitih. Berikut ini kami kumpulkan 4 kegiatan remaja yang lebih bermanfaat daripada sekedar Klitih:

1. Belajar Kelompok

Daripada kumpul-kumpul tidak bermakna, lebih baik jadikan lebih bermanfaat. Seperti belajar kelompok, yang sangat bermanfaat apalagi menjelang masa ulangan atau ujian. Apalagi kalau kamu memiliki banyak teman, ajak saja kumpul sambil membahas pelajaran atau mengerjakan PR.

 

2. Olahraga

Kalau kamu terlalu males untuk belajar kelompok, ajak saja teman-teman untuk olahraga bersama. Bisa main futsal bareng, kan sempat ngetren tuh. Atau bisa saja main bulu tangkis atau badminton. Selain menyalurkan energi yang tidak terpakai juga dapat menjalit erat pertemanan, bonusnya jadi sehat.

main badminton

 

3. Aktivitas Bersama Orang Tua

Menurut yang beritakan berbagai media, remaja pelaku tindak kriminal Klitih ini ditengarai kurang perhatian dari orang tua. Alangkah lebih baiknya orang tua dan anak saling mendekatkan diri dengan beraktivitas bersama. Bisa dari sekedar makan bersama atau nonton tv bersama, hingga jalan-jalan bareng atau curhat.

curhat dengan mamah

 

4. Tidur

Yaudah sih kalo emang udah malem ya mending buat tidur aja, toh besoknya juga masih harus sekolah. Klitih meresahkan masyarakat saja, juga cuma bikin capek saja. Mending tidur biar besok paginya bisa bangun segar buat ke sekolah. Jangan sampai ketiduran di kelas kayak gini:

ketiduran di kelas

 

 

Arti Klitih

Sebenarnya kata Klitih ini awalnya bukan diartikan sebagai aksi tindak kriminal. Karena sebelumnya kata Klitih ini berarti jalan-jalan keluar baik sendirian maupun beramai-ramai di malam hari, bisa sekedar nongkrong atau cari makan. Ada pula yang mengartikan nongkrong-nongkrong di luar waktu malam.

Namun sejak ramainya aksi tindak kriminal yang dilakukan para remaja ini, kata Klitih bergeser artinya. Masyarakat jadi lebih mengenal kata Klitih sebagai sebuah aksi tindak kriminal penyerangan sekelompok orang. Atau aksi konvoi sekelompok remaja dengan kendaraan sepeda motor keliling-keling kota.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like