7 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Berkendara Motor di Musim Hujan

JogjaUpdate.com (27/10/17), Musim hujan merupakan musim yang kurang disukai pengendara sepeda motor. Karena mau semahal apapun motornya, kalau hujan pasti tetap kehujanan dan basah. Berkendara motor di musim hujan juga bukan hal mudah, dan risiko terjadi hal yang tidak diinginkan pun tinggi.

Dari mulai risiko basah, terpeleset, jatuh, kecelakaan, hingga macetnya motor bisa terjadi di saat hujan. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berkendara motor di musim hujan. Simak berikut ini:

1. Kondisi ban

Ban adalah salah bagian penting dari motor yang harus diperhatikan kondisinya, apalagi saat musim hujan. Di jalan yang sedang terguyur hujan akan menjadi basah dan licin. Pastikan kondisi ban masih bagus, jika sudah mulai gundul segera ganti baru. Tekstur permukaan ban yang gundul membuatnya licin saat melewati jalan basah.

2. Kondisi lampu

Lampu juga menjadi bagian yang vital saat berkendara motor di musim hujan. Pastikan semua lampu dapat bekerja dengan optimal, baik itu lampu utama depan dan belakang juga sein. Derasnya guyuran air hujan mampu membiaskan cahaya sehingga sorotan cahaya lampu memudar.

3. Tutup busi

Busi adalah bagian mesin yang paling mengkhawatirkan ketika hujan tiba. Jika sampai terendam air dan basah, mesin motor bisa mati dan sulit untuk dinyalakan. Rajin-rajinlah memeriksa kondisi busi dan tutupnya. Jika tutup busi sudah tidak utuh atau kurang mampu melindungi dari air, segeralah ganti.

4. Knalpot

Alangkah baiknya menggunakan knalpot standar jika ingin berkendara motor di musim hujan. Knalpot motor standar dilengkapi dengan sistem pembuangan air yang sangat berguna saat musim hujan tiba. Lubang pembuangan ini jarang ditemukan pada knalpot modifikasi atau racing.

5. Jas hujan

Jangan lupa bawa jas hujan jika ingin tetap berkendara motor menembus hujan. Namun pemilihan jas hujan harus diperhatikan, jangan pilih yang model Batman atau jubah. Pilih yang model setelah atasan-bawahan, agar aman dari terpaan angin dan tidak berkibar-kibar kemana-mana.

6. Kaca helm

Visor atau kaca helm tersedia dalam berbagai pilihan, ada yang bening dan ada yang gelap. Pilihlah kaca helm yang bening, karena di saat hujan kita membutuhkan pandangan yang jelas. Dan pengguna helm fullface, perhatikan pula sirkulasi udara agar tidak terjadi pengembunan di dalam sehingga menutupi pandangan.

7. Kondisi badan

Yang tidak boleh disepelekan adalah kondisi badan dari pengendara itu sendiri. Berkendaralah jika kondisi badan fit, karena ketika di jalan akan membutuhkan konsentrasi dan reaksi yang baik. Belum jika daya tahan tubuh sedang menurun, guyuran hujan bisa menyebabkan jatuh sakit. Dari sekedar masuk angin hingga demam.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like