Ini Cara Mudah Membedakan Telur Segar dan Telur Busuk

JogjaUpdate.com (2/5/17), Telur merupakan bahan makanan yang biasa dikonsumsi setiap harinya sebagai lauk pauk. Telur banyak dikonsumsi, dikarenakan rasanya yang enak tapi juga jadi alternatif daging yang lebih ekonomis. Telur juga dikenal memiliki nutrisi yang tinggi dan baik untuk kesehatan tubuh. Karena itu kita harus bisa membedakan telur segar dan telur busuk.

Tahukah kamu bagaimana cara membedakan telur segar dan telur busuk? Karena memiliki cangkang, isi telur tidaklah terlihat dari luar. Sehingga sulit untuk membedakan mana yang masih segar dan mana yang busuk. Ada cara yang mudah kok untuk membedakan telur yang masih baik untuk dikonsumsi dan mana yang tidak.

1. Rendam Dalam Air

Rendamlah telur dalam wadah yang berisikan air dingin atau suhu ruangan lalu perhatikan posisinya. Jika telur yang masuk ke dalam air dalam posisi tidur, maka telur tersebut masih segar. Sedangkan jika posisi telur miring, artinya telah tersimpan sekitar 3 sampai 5 hari.

Jika telur berdiri di dalam air, maka kemungkinan besar telah tersimpan selama 10 hari atau lebih. Namun jika telur mengambang di air, itu tandanya sudah busuk atau rusak. Telur dengan posisi seperti ini di air artinya sudah tidak layak untuk dikonsumsi lagi.

 

2. Sorot Dengan Lampu

Kita juga bisa menyorot telur dengan menggunakan senter atau lampu penerangan. Perhatikan sorot cahaya yang menembus cangkang telur tersebut. Bila berwana terang dan jernih, artinya telur tersebut masih segar dan layak dikonsumsi. Namun jika sebaliknya berwarna buram, maka tandanya telur tersebut sudah tidak segar lagi.

3. Pecahkan Telur

Untuk dapat lebih memastikan lagi mana telur yang segar dan tidak, kita lihat dalamnya. Pecahkan telur diatas piring kemudian amatilah warna dari kungin telurnya. Kalau kuning telur berbentuk bulat sempurna dan masih tegak dengan albumin tebal melapisinya, berarti telur tersebut masihlah segar.

Jika kuning telur tersebut sedikit melorot dan albomin tampak transparan, berati telur tersebut telah lama disimpan namun tetap bisa dikonsumsi. Sedangkan jika kuning telurnya sudah datar dan albuminnya encer seperti air, berarti sudah tidak segar dan tidak baik untuk dikonsumsi.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like