6 Tempat Wisata Belanja Di Bantul Untuk Para Shoppaholic

JogjaUpdate.com (6/3/17), Wisata di Jogja bukan cuma menikmati keindahan alam dan mempelajari sejarah atau budaya. Buat kamu penggila belanja atau Shoppaholic, ada banyak tempat untuk kamu berburu cenderamata maupun oleh-oleh. Berikut ini ada 6 tempat wisata belanja di Bantul untuk para Shoppaholic:

1. Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding

Buat kamu yang mencari barang-barang fashion berbahan kulit, Desa Wisata Atau Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding adalah tempat yang tepat. Kamu bisa menemukan beragan produk-produk berbahan kulit di sentra kerajinan kulit ini. Beragam barang yang dihasilkan diantaranya: tas, sepatu, ikat pinggang, dompet, jaket, sampai pernak-pernik lucu seperti gantungan kunci dan pigura.

Sentra Industri Kerajinan Kulit Manding ini berada di Jalan Parangtritis Km 11, Bantul. Kualitas barang-barang berbahan kulit di Manding ini sudah tidak diragukan lagi. Bahkan banyak yang dengan sengaja ke manding untuk mencari produk kulit berkualitas dengan harga miring di bandingkan produk bermerk yang di jual di Mall-mall.

A post shared by setyo prabowo (@barra_bowo) on

 

2. Desa Wisata Kasongan

Nama desa Kasongan sudah tersohor ke nusantara sebagai kawasan penghasil kerajinan gerabah. Desa Wisata Kasongan ini menjadi tempat para pemburu aksesoris dan penghias rumah yang berbahan gerabah. Di kawasan ini terdapat galeri-galeri yang memajang berbagai kerajinan gerabah seperti pot bunga, patung, peralatan dapur, guci dan beberapa benda lain

Desa Wisata Kasongan ini berlokasikan di Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Atau kalau kamu dari Kota Yogyakarta langsung menuju Jalan Bantul, setelah melewati Ringroad nanti kamu menemukan gapura besar di Kanan jalan bertuliskan Kasongan.

Kita masih saudara dengan gerabah. Sama-sama terbuat dari tanah.

A post shared by Suryawan W. P (@suryaprase) on

 

3. Desa Wisata Krebet

Kalau kamu mengenal batik biasanya adalah kain, namun di Desa Wisata Krebet ini lain. Warga Desa Krebet ini menggunakan kayu sebagai media mebatik mereka. Justru di sini daya tariknya, Batik yang digambar pada kayu ini menghasilakan beragam produk unik. Ada topeng, wayang dan patung kayu, gantungan kunci, cermin, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi.

Lokasi Desa Wisata Batik Kayu ini berada di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul. Desa wisata ini cocok buat kamu yang ingin mencari beragam cenderamata untuk oleh-oleh, atau mau kamu gunakan sendiri. Selain itu di tempat ini kamu juga bisa menyaksikan langsung proses pembuatan Batik Kayu.

 

4. Pasar Seni Gabusan

Kalau kamu mau mencari beragam karya seni dari berbagai daerah di Jogja, Pasar Seni Gabusan adalah tempatnya. Pasar Seni Gabusan ini menempati area seluas 4 hektar yang menampung sekitar 444 pengjarin seni yang terbagi dalam 16 los. Beragam produk dijajakan di sini, mulai dari kerajinan batik, gerabah, kulit, terakota, kayu, bambu, sampai logam.

Lokasi Pasar Seni Gabusa ini memang mudah di temukan, tepatnya ada di Jl. Parangtritis KM 9.5, Timbulharjo, Sewon, Bantul. Kebanyakan produk yang di jual di pasar ini merupakan hasil dari berbagai desa wisata di Jogja. Jadi kalau kamu tidak sempat mengunjungi satu persatu desa wisata untuk berburu cenderamata, kamu tinggal menuju Pasar Seni Gabusan ini.

 

5. Sentra Industri Kecil Emping Melinjo

Berlokasikan di Dusun Kepuh Kulon, Wirokerten, Banguntapan, Bantul dikenal sebagai pusat penghasil Emping Melinjo. Masyarakat di Dusun Kepuh Kulon ini mewarisi keahlian memproduksi Emping Mlinjo dari para leluhur mereka. Hingga kini tradisi ini masih dipertahankan bahkan menjadikan wilayah ini sebagai Sentra Industri Kecil Emping Melinjo.

Emping sendiri adalah sejenis makanan ringan yang dibuat dengan cara menghancurkan bahan baku hingga halus kemudian di keringkan di bawah sinar Matahari. Pada umumnya bahan dasar Empring ini adalah melinjo seperti yang ada di Kepuh Kulon. Selain sebagai kudapan, Emping juga sering digunakan disertakan dalam penyajian bubur, gado-gado dan ketoprak.

 

6. Desa Keris Banyusumurup

Sudah tahu dong apa itu Keris? Keris merupakan senjata tradisional yang digunakan dalam upacara adat Jawa yang telah menjadi barang kolektor. Tempat yang paling tepat untuk mencari Keris ini ada di Desa Banyusumurup yang memproduksi memproduksi bilah keris koden atau keris yang berfungsi sebagai hiasan serta aksesorisnya, seperti warangka (sarung) dan gagangnya.

Keahlian pengrajin keris di Desa Banyusumurup, Imogiri, Bantul ini diturunkan oleh Empu Djiwo Diharjo, pemilik sanggar penempa keris yang mendapatkan ilmu turun temurun dari ayahnya. Di tempat ini juga kamu juga bisa menyaksikan proses pembuatan keris dan aksesorisnya.

Over load

A post shared by rumah keris (@suryono1536) on

 

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like