Polling JogjaUpdate, Tanggapan Warganet Soal Wacana Ganjil Genap di Jogja

JogjaUpdate.com (05/10/18), Ganjil Genap di Jakarta dalam rangka mengurangi kemacetan saat Asian Games 2018, lalu direncanakan untuk diberlakukan secara reguler. Muncul juga wacana ganjil genap di Jogja.

Aturan ganjil genap akan membatasi kendaraan pribadi yang masuk ke ruas jalan tertentu. Di hari tertentu hanya kendaraan berplat nomor ganjil yang diperbolehkan, dan hari lain gantian genap.

Baca Juga: Ini Beragam Tanggapan Warganet Mengenai Bus Trans Jogja

Melihat hal ini, muncul juga wacana ganjil di beberapa masyarakat untuk menerapkan cara yang sama. Di Jogja sendiri belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Daerah mengenai aturan yang jalan di Jakarta ini.

Untuk itu, JogjaUpdate melakukan polling mengenai wacana ganjil genap di Jogja. Warganet pun memberikan tanggapan akan wacana ini.

Polling yang dilakukan di Twitter ini berlangsung singkat, dari 3 hingga 4 Oktober 2018.

Baca Juga: Ini 9 Tempat Berburu Buku Di Jogja

Dari hasil poling yang diikuti 4.188 warganet, diketahui mayoritas tidak setuju dengan ganjil genap di Jogja. Persentasenya sangat besar dibanding pilihan lain.

Pemilih tidak setuju mencapai 63 persen, yang setuju 25 persen, dan yang tidak bisa menjawab ada 12 persen.

Hasil polling JogjaUpdate mengenai wacana ganjil genap di Jogja
Hasil polling JogjaUpdate mengenai wacana ganjil genap di Jogja

Tidak hanya mengikuti polling, banyak warganet yang mengungkapkan pendapatnya mengenai wacana ganjil genap di Jogja ini. Berikut beberapa di antaranya:

“setuju demi jogja yg lebih baik tapi pajaknya juga jadi setengah, yakali bayar full 1 tahun penuh ga fair” kata @ghazuwan.

“Sekarang belum setuju, soalnya rute TJ masih terbatas euy. Kita juga tinggalnya di Jogja Kluthuk, sulit kalau kudu ninggalin kendaraan” kata @laksitamochtar.

“tdk setuju. ad ganjil-genap,tp kendaraan sangat amat meningkt d tiap tahunya.” kata @setyarso_adhi.

“alangkah baiknya untuk jogja pripun monggo. dulu pas kuliah sempet kaget ngrasain macetnya Jogja, kos saya daerah Gowok, depan Ambarukmo, mau ke UNY. perempatan UIN, dan depan Lippo Mall macetnya lumayan parah disana. apalagi jalan utama yang lain” kata @CNerrodin.

“Mohon ijin Jogja Humanis milik semua rakyat sehingga Ganjil Genap tidak sesuai dengan semangat kerakyatan.” kata @ditzsingarimbun.

“Setuju untuk di jam dan ruas jalan tertentu. Kecuali mobil taksi (konven/ol), mobil angkutan barang. Tapi harus diawali dgn layanan transportasi umum yg memadai.” kata @HanesRamone.

Baca Juga: Kosakata Khas Jogja, Dari Walikan Sampai Singkatan

Itulah tadi hasil polling JogjaUpdate dan beberapa tanggapan warganet mengenai wacana ganjil genap di Jogja. Kalau kamu setuju atau tidak?

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like