Pernyataan Menkominfo Soal Blackberry Messenger Jadi Milik Indonesia

/spokentwice.com

Jogjaupdate.com (30/09/16), Pada rapat terbatas
di Kantor kepresidenan beberapa hari yang lalu
(Selasa, 27/9/2016), Presiden Joko Widodo
mengatakan bahwa BlackBerry Messenger (BBM)
disebut sudah 100% jadi milik Indonesia. Seperti
diketahui bahwa aplikasi besutan Blackberry
tersebut adalah milik perusahaan asal Kanada.

Dilansir dari Detik.com, dalam keterangan yang
dipublikasikan oleh Biro Pers, Media dan
Informasi Sekretariat Presiden disebutkan bahwa
Jokowi mengungkapkan bahwa layanan pesan instan
dari BlackBerry sudah dimiliki 100% oleh
Indonesia sehingga bisa dijadikan platform asli
Indonesia.

Sejak dua bulan yang lalu, atau sekitar
pertengahan 2016 ini jadi milik perusahaan
Indonesia demikian Menteri Komunikasi dan
Informatika Rudiantara mengkonfirmasi pernyataan
Presiden Joko Widodo bahwa BlackBerry Messenger
(BBM) sudah jadi milik perusahaan Indonesia.

“Ada perjanjian antara perusahaan Indonesia
dengan BBM dimana kalau kita bicara de facto di
lapangan, semua sudah dikontrol oleh perusahaan
dari Indonesia,” ujarnya.

Jika ditilik ke belakang, dalam rilis resmi yang
dikeluarkan BlackBerry pada Juni 2016 lalu,
dinyatakan bahwa mereka hanya melakukan aliansi
strategis dengan salah satu perusahaan asal
Indonesia, yakni PT Elang Mahkota Teknologi Tbk
(EMTEK).

Mengutip dari pernyataan resmi dari BlackBerry
di situsnya, memang dinyatakan anak usaha EMTEK,
KMK Online akan mendirikan kantor di Toronto,
markas pusat BlackBerry.

KMK Online yang memiliki banyak platform media
diyakini akan memberikan nilai tambah bagi
BlackBerry khususnya dalam menggarap pasar
Indonesia. BBM sendiri per Juni memiliki sekitar
60 juta pengguna aktif di Indonesia.

Sementara dalam keterangan pers yang disampaikan
Presiden Joko Widodo, layanan messaging dari
BlackBerry ini bisa dimanfaatkan untuk mendorong
transaksi e-commerce.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like