Inilah Alasan Kenapa Pohon Palem Bisa Bertahan Dari Badai

JogjaUpdate.com ~ Pohon palem sering disebut sebagai pohon yang mempunyai kemampuan luar biasa. Bagaimana tidak, pohon palem bisa bertahan dari badai yang menerjang. Padahal pohon ini tumbuh menjulang tinggi dan meliuk-liuk di tengah terpaan badai, namun tidak tumbang atau patah.

Biasanya pohon palem hanya bengkok setelah berayun-ayun tertiup angin kencang. Jarang ditemukan sampai pohon tumbang atau patah. Sebenarnya apa rahasia pohon palem bisa bertahan dari badai hebat? Bukan karena ada penunggu mistis dalam pohon palem, tapi ada sejumlah penjelasan ilmiah mengapa demikian.

Menurut Judy Jernstedt, profesor ilmu tanaman di University of California, Davis menjelaskan bahwa walaupun palem adalah pohon, tanaman ini lebih dekat dengan jenis rumput, jagung, dan beras. Yang memang lebih dikenal kuat melawan terpaan angin kencang saat badai datang.

Menurut Peter Stevens, seorang profesor biologi dari University of Missouri-St Louis, dalam situs Angiosperm Phylogeny, palem adalah kelompokArecaceae yang sudah hidup sejak 100 juta tahun lebih dan memiliki garis keturunan sendiri. Kini, jumlah mereka telah mencapai 188 genus dan 2.585 spesies.

Dengan garis keturunan yang berbeda dari pohon, palem memiliki perbedaan yang mencolok. Pakar geokimia Hope Jahren mengungkapkan dalam otobiografinya yang berjudul Lab Girl bahwa perbedaan inilah yang menjadi rahasia kekuatan pohon palem. Tidak seperti pohon pada umumnya, batang pohon palen tidak terbuat dari kayu.

Dalam batang pohon palem jika dilihat berisikan sekumpulan jaringan seperti spons yang terpencar-pencar. Palem juga menciptakan jaringan spons dari sel-sel yang lembek dan lentur dalam bentuk tidak beraturan. Struktur konvensional inilah yang memberikan palem kelenturan dan mampu beradaptasi dari angin sepoi-sepoi maupun badai.

Dengan bentuk batang dan karakteristik yang lentur inilah yang membuat pohon palem bertahan dari badai dan angin kencang yang menerpa. Tidak heran jika tanaman palem ini banyak tumbuh dengan baik di area tropis yang hangat dan berangin, juga area yang sering dikunjungi badai. (150917)

kampungbet

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like