5 Benda Yang Mulai Ditinggalkan Setelah Ada Internet

JogjaUpdate.com (21/9/17), Perkembangan teknologi membuat kehidupan semakin mudah dan merubah keseharian manusia. Termasuk dengan kehadiran internet yang memudahkan manusia untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Setelah ada internet cara orang berkomunikasi dan menjalani hidup pun berubah.

Dengan perkembangan teknologi dan munculnya internet, berdampak pula pada tersingkirnya beberapa teknologi. Teknologi dan benda-benda lama yang sudah tergantikan dengan hal baru ini semakin lama sudah ditinggalkan. Apa saja benda-benda yang sudah mulai ditinggalkan setelah ada internet?

1. Buku Kamus

Masih punyakah buku kamus yang tebal itu? Kamus yang biasanya kita gunakan untuk mencari arti kata dari bahasa asing ini sudah mulai ditinggalkan banyak orang. Orang-orang sudah beralih ke kamus digital, maupun aplikasi alih bahasa atau translasi. Seperti Google Translate yang mampu menerjemahkan puluhan bahasa.

2. RPUL

Selain kamus basa asing, buku tebal yang dulu banyak dimiliki orang-orang adalah buku Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap atau disingkat RPUL. Pelajar-pelajar dulu memiliki buku ini karena isinya sering muncul dalam tes maupun ujian. Buku kumpulan pengetahuan umum ini telah tergantikan dengan Wikipedia dan sejenisnya di internet.

3. Jam Weker

Masihkan dibangunkan dengan jam weker yang berbunyi nyaring? Sepertinya alat ini masih banyak digunakan tapi cuma sebagai hiasan saja. Karena fungsinya sudah tergantikan dengan adanya handphone canggih. Fungsi alarm sudah menjadi fitur wajib bagi handphone jaman sekarang.

4. CD dan DVD Bajakan

Salah satu kebaikan dari munculnya internet adalah mulai sepinya peminat CD dan DVD bajakan. Karena akses streaming konten-konten hiburan sudah cukup luas jangkauannya. Namun tetap kasus bajakan masih saja ada, dari yang biasanya beli CD dan DVD pindah ke download. Atau tinggal copy dari warnet yang menyediakan bajakan.

5. Permainan Fisik

Masihkan kamu punya permaina fisik seperti ular tangga, monopoli, halma, dan sebagainya? Permainan video games sudah menggeser permainan seperti itu. Belum lagi permainan tersebut kini dihadirkan dalam bentuk aplikasi smartphone. Kalau permainan seperti ini saja sudah tergeser, bagaimana dengan permainan tradisional?

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like