Yerusalem, Saksi Kerukunan Antar Umat Beragama

yerusalem -national geographic-

yerusalem sebuah kota di Timur Tengah yang akhir-akhir ini ramai jadi bahan perbincangan merupakan kota suci bagi tiga agama yaitu : Yahudi, Kristen, dan Islam.

Elite Israel menganggap kota Suci ini adalah ibukota Israel -meski tidak diakui oleh dunia internasional-, oleh orang-orang Palestina kota ini juga dianggap sebagai ibu kota mereka. Namun secara de facto kota ini di kuasai oleh Israel.

Mengapa Israel menganggap kota suci ini sebagai bagian dari negaranya? karena itu adalah bentuk ideologi Zionisme, yaitu gerakan nasional orang Yahudi dan budaya Yahudi yang mendukung terciptanya sebuah Tanah Air Yahudi di wilayah yang didefinisikan sebagai Tanah Israel.

Yerusalem adalah sebuah warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1981. Kota ini memiliki penduduk sebanyak 724.000 jiwa dengan luas 123 kilometer persegi.

Sepanjang sejarahnya, Yerusalem telah dihancurkan, dikepung, diserang, dan dikuasai berulang kali.

Di sana terdapat gereja dan masjid yang berdiri berdampingan dalam sebuah gedung. Hal inilah yang menjadi simbol perdamaian keberagaman agama di Yerusalem. Dalam bahasa ibrani disebut Yerushalayim dan al-Quds dalam bahasa Arab, yang merupakan salah satu kota tertua di dunia.
Ketika wilayah ini menjadi fokus dari berbagai cerita mengenai perbedaan dan konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam menghormati tanah suci ini.

Kota ini memiliki arsitektur bersejarah, dan terdapat pembagian ‘wilayah’ bagi Kristen, Muslim, Yahudi dan Armenia. Dikelilingi oleh tembok batu dan menjadi lokasi situs-situs suci di dunia.

Setiap bagian mewakili populasinya sendiri. Kristen memiliki dua ‘wilayah’ karena orang Armenia juga Kristen, dan wilayah mereka paling kecil diantara yang lain, yang menjadi Pusat Armenia tertua di dunia.

Menjadi unik karena komunitas mereka telah mempertahankan budaya sendiri dan peradaban di dalam Gereja St James Church dan biara.

Di dalam wilayah Kristen terdapat Gereja Makam Kudus, yang menjadi situs penting bagi umat Kristen di seluruh dunia. Situs ini berada di tengah sejarah perjalanan Yesus, kematiannya, penyaliban dan kebangkitan.Menurut tradisi Kristen, Yesus disalib di sana, di Golgotha, atau bukit Calvary, makamnya berada di dalam gereja dan juga menjadi lokasi kebangkitannya.

Wilayah Muslim merupakan yang terbesar diantara yang lain dan terdapat tempat suci Dome of Rock dan Masjid the al-Aqsa serta dataran tinggi yang dikenal sebagai Haram al-Sharif oleh umat Islam. Masjid ini merupakan tempat suci ketiga bagi Islam setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Umat Muslim yakin Nabi Muhammad ke Yerusalem dari Mekkah ketika melakukan perjalanan malam yang disebut Isra Mi’raj, diyakini pula di Masjid al-aqsa Nabi Muhammad sholat bersama dengan roh seluruh nabi. Dan di dekat tempat suci Dome of the Rock, terdapat batu yang dipercaya umat Muslim, merupakan tempat yang dipijak nabi sebelum melakukan perjalanan ke surga.

Disini juga terdapat wilayah Yahudi merupakan tempat bagi Kotel, atau Tembok Barat atau dikenal sebagai Tembok ratapan, yang merupakan bagian dari dinding bagian yang tersisa dari bangunan Bait Suci.Di dalam candi dulu merupakan terdapat ruang Maha Kudus, yang merupakan situs suci bagi umat Yahudi.

Kaum Yahudi percaya bahwa lokasi ini merupakan lokasi batu fondasi penciptaan bumi, dan tempat dimana Ibrahim bersiap untuk mengorbankan anaknya Ismail. Hari ini, Tembok Ratapan merupakan tempat terdekat bagi kaum Yahudi untuk berdoa ke Maha Kudus.

-berbagai sumber-

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate