JogjaUpdate.com (3/3/17), Warga masyarakat Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tengah diramaikan oleh kawasan wisata baru. Dimana sejumlah warga memasang papan Kawasan Wisata Jeglongan Sewu beberapa waktu lalu. Hal ini pun menjadi ramai dan viral di internet maupun kalangan masyarakat Klaten sendiri.
Namun jangan dikira Kawasan Wisata Jeglongan Sewu ini adalah tempat wisata sebenarnya. Jeglongan Sewu ini sebenarnya langkah kreatif warga yang mengkritik insfrastruktur jalan di daerah mereka yang rusak parah. Jalan rusak parah dengan banyak lubang-lubang yang tidak terhitung jumlahnya ini dinamakan Kawasan Wisata Jeglongan Sewu.
Akun Twitter @wisnusn2 mengunggah foto papan petunjuk Kawasan Wisata Jeglongan Sewu di Jalan Utama Manisrenggo, Klaten. Foto di lokasi yang sama juga diunggah ke Twitter oleh akun @kabarklaten. Untungnya Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten cukup sigap menambal beberapa lokasi lubang. Begitu juga dengan warga setempat yang swadaya turun tangan.
Buat pemerintah jateng, tolong diperhatikan jalan utama di manisrenggo, pajak kendaraan naik kami sudah terima, pelynan pblik tlg diperbaiki pic.twitter.com/WqcYSMfIZW
— wisnu sn (@wisnusn2) February 26, 2017
Wisata Baru pic.twitter.com/L0WvqUjStF #viral #klaten
— www.kabarklaten.id (@kabarklaten) February 27, 2017
@kakonewbaraka @YaniSunarno @ganjarpranowo @humaskabklaten penanganan jalan berlubang di manisrenggo – kadilaju pic.twitter.com/6WPXs15hJ8
— DPUPR KAB KLATEN (@DPUPRKlaten) February 23, 2017
jln manisrenggo- jogonalan klaten krn jln nya srng membuat pengguna jln terjth km warga nangsri berinisiatif menguruk nya cc @ganjarpranowo pic.twitter.com/9HjOoYnAVK
— dwi (@duwekslekat) February 5, 2017
Desa 1001 Kolam
Selain di Manisrenggo, ada daerah Klaten lain pula yang mempunyai cara unik mengkritik jalanan rusak. Yaitu ada Desa 1001 Kolam yang berada di jalan Sambeng, Desa Gunting-Desa Sidowarno, Wonosari, Klaten. Warga setempat memasang papan bertuliskan “Hati-hati Anda Memasuki Kawasan Desa 1001 Kolam. #DalanKlatenKoyoKalen.”
JALAN RUSAK KLATEN : Setelah Wisata Seribu Jeglongan Sragen, di Klaten Ada Desa 1001 Kolam https://t.co/ZImh9Wmj5N pic.twitter.com/2FbYNG2hO9
— Harian Jogja (@Harian_Jogja) February 10, 2017
Jeglongan Sewu Sragen
Sebelumnya, wilayah Sragen juga ramai dengan sebutan Wisata Jeglongan Sewu Sragen. Setelah viral di sosial media akhirnya Jeglongan Sewu Sragen ini mendapat respon dari Bupati dan DPRD. Melalui akun Facebooknya, Bupati Sragen Kusnidar Untung Yuni Sukowati menyatakan komitmenya untuk memperbaiki jalan ini.
Tersengat “Jeglongan Sewu”, Bupati Sragen Kerahkan 12.000 PNS Tambal Jalan https://t.co/gfdbZZglng
— JOGLOSEMAR (@JoglosemarNews) March 3, 2017
Jeglongan 1000 Lampung
Setelah sebelumnya ramai dengan video musik Jalanku Hancur Seperti Kolam Ikan, anak muda Lampung kembali berkreasi. Muda-mudi di Desa Sekampung Kabupaten Lampung Timur ini berfoto untuk mempopulerkan Kawasan Wisata Jeglongan 1000 Lampung. Foto-foto dengan membawa poster Kawasan Wisata Jeglongan 1000 Lampung.
Jeglongan 1000 Lampung Timur pic.twitter.com/o2gIRyqv8P
— savejalananlampung (@savejlnlampung) February 8, 2017




