Buat yang Habis Rabi, Ini 5 Tips Perencanaan Keuangan untuk Keluarga Muda

JogjaUpdate.com (13/08/2019), Perencanaan keuangan akan lebih baik dimulai sejak dini. Termasuk untuk keluarga muda yang baru memulai kehidupan bersama pasangan.

Dalam membuat skenario masa depan, ada banyak hal yang harus direncanakan. Mulai dari rencana membeli kendaraan, memiliki rumah, hingga tabungan pendidikan anak.

Tentu, hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan. Terlebih ketika kita menyusun rencana untuk hidup bersama pasangan.

Baca Juga : Selain Minta Naik Gaji, Ini Tips Meningkatkan Penghasilan

Langkah pertama yang harus diambil bagi para pasangan yang baru menikah adalah duduk bersama dan mendiskusikan perencanaan keuangan.

Mengapa hal itu jadi yang utama? Keuangan adalah hal yang krusial untuk masa depan dan berdampak pada aspek kehidupan lainnya.

Membuat perencanaan keuangan saat lajang dan setelah menikah tentunya berbeda. Lebih banyak faktor yang perlu dipikirkan matang-matang bersama pasangan.

Lalu bagaimana membuat perancanagn keuangan bagi keluarga muda yang baru saja menikah? Berikut ini ada 5 tips dari DBS yang bisa kamu terapkan.

1. Komunikasi yang baik dan keterbukaan

ilustrasi pasangan kekasih
ilustrasi pasangan kekasih

Seharmonis dan serasi apapun sebuah pasangan, pasti akan ada banyak perbedaan. Termasuk konsep dan pola dalam mengelola keuangan.

Nah, perbedaan tersebut tidak akan jadi masalah besar apabila sejak awal sudah ada pembicaraan dan kesepakatan satu sama lain. Itulah pentingnya komunikasi dan keterbukaan ketika membuat perencanaan keuangan bersama.

Misalnya, kamu ingin mengutamakan cicilan rumah kemudian baru mengurus cicilan kendaraan, sedangkan pasangan kamu lebih memilih untuk mengambil cicilan kendaraan terlebih dahulu.

Pada titik inilah kamu dan pasangan harus mengambil keputusan bersama, rencana mana yang paling cocok dengan kondisi keuangan bersama saat ini.

2. Membuat tabungan bersama

Petasan
Petasan

Tips perencanaan keuangan lainnya adalah buat satu arus pengeluaran dengan cara membuka tabungan bersama.

Michael Fitzgerald, seorang Public Accountant bersertifikat di Houston, Texas, menyarankan bagi pasangan yang baru menikah untuk membuka tabungan bersama sehingga pemasukan dan pengeluaran dapat terkontrol dengan mudah.

Memang, penghasilan di awal pernikahan pasti sulit sekali untuk disisihkan sebagai tabungan karena akan ada banyak sekali kebutuhan yang harus dibeli.

Namun, sekecil apapun penghasilan kamu dan pasangan, selalu usahakan untuk menyisihkannya sebagai tabungan. Nantinya, tabungan ini akan sangat membantu untuk biaya pendidikan anak di masa depan dan juga kebutuhan pengeluaran tak terduga.

3. Mencatat pengeluaran setiap bulan

Nyawer
Nyawer

Ini adalah satu hal yang sering terlewatkan dan dianggap sepele saat melakukan perencanaan keuangan.

Padahal, mencatat pengeluaran per bulan sangat membantu untuk menghitung dan melihat apa saja pengeluaran yang sebenarnya tidak dibutuhkan dan bisa dipotong di bulan depannya.

Intinya, catatan ini berguna agar keuangan lebih terpantau.

Setelah membuat catatan dan mengevaluasinya, akan lebih baik lagi apabila kamu dan pasangan menetapkan pengeluaran maksimal per bulan.

Jadi, akan ada semacam pembatas berapa maksimal dana yang digunakan untuk belanja setiap bulan dan menghindari pengeluaran yang seharusnya tidak terjadi.

4. Tentukan peran gaji siapa untuk apa

Uang
Uang

Nah, tips yang satu ini akan sangat berguna bagi pasangan yang sama-sama bekerja.

Demi perencanaan keuangan yang berjalan lancar, sebaiknya ada kesepakatan bersama mengenai gaji siapa yang digunakan untuk pengeluaran apa.

Sebagai perumpamaan, jika gaji kamu lebih besar, maka bisa digunakan untuk membayar cicilan rumah, kendaraan, dan tagihan listrik.

Sementara itu, gaji pasangan bisa dimanfaatkan untuk biaya keperluan ringan seperti membeli keperluan rumah, biaya makan, dan lainnya.

Namun kembali lagi pada keputusan bersama yang telah disepakati. Usahakan semua sesuai dengan kondisi finansial yang dimiliki.

5. Menyisihkan dana untuk investasi

Ryan Hickman
Ryan Hickman

Pada dasarnya, melakukan perencanaan keuangan tidak hanya sekadar mengelola keluar masuknya uang, namun juga harus ada rencana finansial jangka panjang.

Salah satunya adalah dengan mempertimbangkan berinvestasi bersama pasangan.

Saat ini, ada banyak jenis investasi yang bisa jadi pilihan. Namun memang, investasi ini perlu disesuaikan dengan kondisi finansial.

Bagi kamu yang ingin investasi jangka panjang dengan risiko yang lebih terukur, maka sebaiknya kamu memilih reksa dana sebagai langkah awal.

Baca Juga : Tips Berhemat, Manfaatkan Dua Rekening Bank

Itulah 5 tips perencanaan keluarga keuangan bagi keluarga muda. Buat kamu yang belum menikah, sebaiknya simpan tips ini dulu, nanti pasti berguna.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like