Museum Dharma Wiratama, Di Sini Tersimpan Sejarah Perjalanan TNI AD

JogjaUpdate.com (06/03/2019), Di tengah Kota Yogyakarta ternyata terdapat museum yang penyimpan sejarah perjalanan TNI AD, yaitu Museum Dharma Wiratama. Mungkin belum banyak yang tahu keberadaan museum ini.

Bangunan museum yang berdiri menghadap selatan ini adalah warisan Belanda yang banyak menyimpan sejarah perjuangan bangsa Indonesia khususnya TNI AD dalam berjuang merebut kemerdekaan hingga mempertahankannya.

Baca Juga : Museum Dirgantara Mandala, Tersimpannya Sejarah TNI AU

Bangunan museum ini sangat menarik perhatian karena bentuknya sangat berbeda dengan gedung-gedung lainnya sehingga mudah untuk dikenali.

Fungsi bangunan ini mengalami perubahan sesuai era jaman yang terus berjalan.

  1. Era Kolonialisme Belanda: Gedung ini adalah rumah dinas bagi pejabat administrasi perkebunan tebu Belanda di daerah DIY dan Jateng.
  2. Era kolonialisme Jepang: Gedung ini digunakan oleh Syudokan atau tentara Jepang wilayah DIY sebagai markas komando.
  3. Era Perang Kemerdekaan: Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Letjend Oerip Soemohardjo menggunakan gedung ini sebagai markas penyusunan strategi TKR (Tentara Keamanan Rakyat).
  4. Era Orde Baru – Sekarang: Berfungsi sebagai wisata museum TNI AD.

Perjalanan di Museum Dharma Wiratama atau TNI AD dimulai dari Ruang Pengantar yang terletak di bagian tengah depan.

Di tempat ini terdapat dua ruangan yang dipergunakan Pangsar Jendral Soedirman dan Letjen Oerip Soemohardjo sebagai ruang kerja yang saling berhadapan.

Kedua ruangan ini menyimpan koleksi berupa meja kerja, kursi, telepon kuno, dan gambar kedua pahlawan nasional tersebut.

Baca Juga : Jebul Ada Museum Bahari Di Jogja Lho! Udah Pernah Ke Sini?

Setelah selesai mengilhami di ruang pengantar, pengunjung memasuki Ruang Palagan (pertempuran besar), yaitu Palagan Ambarawa, Palagan Bali, Palagan Bandung, Palagan Makassar, Palagan Medan, Palagan Palembang, Palagan Semarang, dan Palagan Surabaya.

Setelah itu kita memasuki ruangan senjata yang memamerkan senjata api dan tajam.

Museum Dharma Wiratama juga memamerkan replika dapur umum yang menyimpan koleksi peralatan masak tradisional seperti dandang, kekep, kukusan, bakul dan tidak ketinggalan pula kayu bakar sebagai bahan bakar.

Tidak ketinggalan pula pameran alat komunikasi berupa radio pemancar dan penerima, alat-alat kesehatan, panji-panji kebersaran TNI AD dan aneka macam seragam TNI AD dengan tanda jasa berupa Satya Lencana dan Bintang Jasa.

Disisi utara, terdapat ruangan yang mengambarkan peristiwa kelam negeri ini salah satunya Pemberontakan G30S/PKI dan DI/TII Kartosuwiryo.

Baca Juga : Tertarik Jadi Agen Rahasia, Main-Main Ke Museum Sandi Negara

Museum Dharma Wiratama ini berlokasikan di Jl. Jend Sudirman No. 75 Yogyakarta. Museum ini buka dari Senin hingga Jumat pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Sabtu dan Minggu tutup.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like