Coba Dicek, Ini Tanda-tanda Ban Mobil Sudah Waktunya Ganti

JogjaUpdate.com (22/08/2019). Ban adalah komponen yang cukup penting pada mobil. Tidak hanya sebagai komponen bergerak, ban mobil juga penting dalam menjaga keselamatan.

Selain itu, ban juga penting dalam menjaga kenyamanan penumpang hingga keiritan konsumsi BBM. Bahkan juga berguna dalam menjaga keawetan komponen kaki-kaki dan bagian lainnya.

Karena itu, kondisi ban harus diperhatikan oleh pemilik mobil. Selain perawatan, juga penggantian diperlukan ketika sudah tidak lagi optimal.

Tidak beda dengan sebagian besar komponen kendaraan bermotor, ban juga harus diganti jika dibutuhkan. Kapan saatnya mengganti ban? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Ban Sudah Berumur Lebih Dari 3 Tahun

Ban mobil bahan utamanya adalah bahan karet yang elastis. Kelenturan karet ban akan terus berubah seiring waktu.

Semakin lama, karet akan semakin berkurang tingkat elastisitasnya, sampai akhirnya menjadi getas karena sudah kehilangan kelenturan sama sekali.

Usia yang ideal untuk ban adalah 3 tahun, jadi segeralah mengganti ban saat usia pakainya sudah lebih dari 3 tahun.

Meskipun kembangnya masih tebal karena mobil jarang digunakan, ban yang sudah lebih dari 3 tahun, biasanya sudah mengeras atau tidak lagi lentur, sehingga tidak lagi nyaman untuk tetap dipakai.

Jarak Tempuh Sudah 40.000 km

Meskipun belum sampai 3 tahun usia pakai, ban juga disarankan untuk diganti kalau jarak tempuhnya sudah mencapai 40 ribu kilometer.

Contoh, karena mobil Anda sering menempuh perjalanan jauh, dalam 2 tahun sudah mencapai 50 ribu km.

Walaupun kelenturan masih bagus, ban yang sudah menempuh jarak jauh akan mengalami keausan.

Untuk pemakaian normal, biasanya mobil menempuh sekitar 15 – 20 ribu km tiap tahun, dan 40 ribu km bisa tercapai dalam waktu kurang lebih 2-3 tahun.

Ketebalan Tapak Ban Sudah Mencapai Batas TWI

Tiap ban mobil akan diberi indikasi TWI (Tread Wear Indicator). TWI merupakan batas keausan ban yang diizinkan untuk tetap dipakai, dan kalau kembang ban sudah menyentuh segitiga TWI, ban sudah harus segera diganti.

Ada 2 posisi indicator TWI pada ban, yaitu di bagian tepi ban dan satu lagi di tengah telapak ban. Untuk di tepi akan tampak segitiga kecil di area bawah kembang ban, sedangkan yang di tengah telapak ban berupa tonjolan yang tak sampai setinggi kembang ban.

Ban Gundul

Selain beberapa kondisi sebelumnya yang bersifat standar umum dari pabrikan ban, ada satu lagi kondisi yang menyebabkan ban harus segera diganti, yaitu ban gundul.

Ban gundul walaupun hanya di tengah, sedangkan di bagian tepi kembangnya masih bagus, sebaiknya ban harus diganti.

Tidak perlu menunggu bagian lain ban gundul baru diganti karena bisa berisiko pada keselamatan Anda dalam berkendara.

Ban ada Benjolan

Benjolan pada ban juga tanda ban harus segera diganti. Benjolan pada ban adalah pertanda adanya anyaman benang atau kawat penguat konstruksi ban yang putus.

Kalau sudah terjadi benjolan, itu artinya ketahanan ban sudah tidak sama. Ban mobil akan lebih mudah pecah karena ada beberapa bagian ban yang tidak lagi kuat menahan tekanan udara.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like