Cassette Store Day, Oase Di Tengah Minimnya Rilisan Fisik

Yogyakarta (23/09/16), Ditengah minimnya band maupun penyanyi yang membuat rilisan fisik dari karya-karya mereka, ternyata masih banyak juga penikmat musik yang lebih menyukai rilisan fisik seperti kaset pita, piringan hitam, maupun CD ketimbang mendengarkan musik lewat media digital seperti iTunes, spotify, dan lain-lain. Terbukti di forum-forum musik jual beli online masih cukup ramai memperjual belikan atau hanya untuk barter sejumlah rilisan.

Untuk memuaskan hasrat para penggemar rilisan fisik, Cassette Store Day akan kembali diadakan di Jogja. Sebuah acara internasional tahunan untuk merayakan keberadaan rilisan musik yang berbentuk fisik dalam hal ini berupa kaset pita/tape yang akan digelar pada tanggal 8 Oktober 2016. Pada hari tersebut dipertemukanlah records label, toko/lapak musik, band/musisi serta penggemar rilisan fisik khususnya yang berbentuk kaset tape dalam sebuah venue.

Selain merupakan social gathering, Cassette Store Day 2016 chapter Yogyakarta yang akan diselenggarakan di halaman Bentara Budaya Yogyakarta, Kotabaru ini juga menggelar bazaar rilisan musik, perilisan album baru, diskusi musik dan panggung pertunjukan. Panggung musik akan diisi oleh Emil Palme, gitaris musik Eksperimental dari Denmark, Pas Musique dan Numbfoot dari USA dimana mereka sedang melakukan tour di Indonesia. Disamping itu akan ikut tampil 2 band Jogjakarta, Terasering dan Mengayunkayu.

Kedua band Yogyakarta ini termasuk salah satu dari 9 band yang ada di kompilasi Jogja Records Store Club #3 yang akan dirilis bertepatan dengan event ini. Selain ke dua band diatas, kaset ini juga menampilan Tone Dial, Akarpijar, Kota & Ingatan, Alchalinecho, Story of Buktu, Sembilu dan Sanjak Ananta. Album kompilasi ini akan dibundling dengan sebuah zine yang mengulas tentang musik dan perkembangannya di hari ini, ditulis oleh Adi Renaldi, Wiman Rizkidarajat, Miko “WLRV Records”, Titah “Warning Magz”, Dea Karina “Gigs Jogja” dll.

Selain kaset kompilasi Jogja Records Store Club #3, akan ada group Noise Punk, To Die, yang merilis kaset Kalut Mendera dibawah label Relamati Records. Sementara itu unit Post Dangdut Electronika, Libertaria, juga akan merilis perdana versi kaset dari album Kewer – Kewer melalui DoggyHouse Records di acara ini.

Ada 22 lapak musik dan records label yang mengisi bazaar rilisan musik kali ini: 42 Music Store, Oval Klithikan, Labirin Artshop, Well Antique, Disko Hobi (Solo), WLRV Records, Pooks Store (Bekasi), DoggyHouse Records, Deep.On x Altar Apokalips, Solonesia (Solo), Rilisan Fisik, Jajan Musik, Samstrong Records x Otakotor Records, Roots Music x Yes No Wave Shop, Demajors Jogja, Jesuiscidal Records, Squonk (Solo), Fiend Merch (Solo), Noer Books & Kaset, ALDILA dan Rudi Kaset.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like