Lawan Propaganda Radikalisme, Pemerintah Bentuk Satgas ProAPro

JogjaUpdate.com (16/2/17), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan, Pemerintah membentuk Satuan Tugas Provokasi Agitasi Propaganda (Satgas ProAPro). Satgas ini dibenduk dalam upaya untuk menangkal propaganda radikalisme yang marak di internet, terutama sosial media.

Menurut yang dirilis CNNIndonesia.com (16/2), Wiranto mengungkapkan kalau kini terjadi perubahan dinamika ancaman radikalisme dan terorisme. Dimana kini ancaman-ancaman ini marak memanfaatkan teknologi informasi seperti internet dan sosial media. Karena itulah Pemerintah merasa memerlukan konsep baru dalam menangani ancaman ini.

“Satgas ProAPro itu kan satu satuan tugas yang kami bentuk untuk mengantisipasi dan menetralisasi ancaman baru. Dulu belum ada hoax (fenomena berita palsu),” kata Wiranto dalam acara Sarasehan Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya, di Jakarta (16/2).

Wiranto mengungkapkan kalau pembentukan Satgas ini telah diusulkan dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan propaganda di internet saat ini semakin membahayakan. Untuk itulah pemerintah merasa membutuhkan pembentukan Satgas ProAPro untuk melawannya.

Ditambahkan pula kalau ada empat tugas dari Satgas ProAPro ini. Yang pertama, melawan isu atau opini dengan fakta. Kedua, menelusuri sumber tersebut. Ketiga, operasi yustisi dengan menindak pelaku sesuai aturan undang-ungang. Dan keempat, akan melibas sumber-sumber isu yang meresahkan ini.

Dalam tugasnya, Satgas ProAPro ini baka melibatkan beberapa kementrian dan lembaga terkait. Masyarakat juga bakal dilibatkan untuk menjadi bagian dalam upaya melawan hoax tersebut. Dan bakal dikoordinasikan langsung oleh Menko Polhukam sendiri.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like